Rabu 14 Jun 2023 18:25 WIB

Usulan Perdamaian Rusia-Ukraina Versi Prabowo, Jokowi: Bagus-Bagus Saja

Menurut Jokowi, Indonesia berkeinginan agar perang Rusia versus Ukraina selesai.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Erik Purnama Putra
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto di sela peresmian Rumah Sakit Tzu Chi Hospital, Jakarta, Utara.
Foto: Dok Laily Rachev/Biro Pers Sekre
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto di sela peresmian Rumah Sakit Tzu Chi Hospital, Jakarta, Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapannya terkait proposal perdamaian untuk Ukraina-Rusia yang diajukan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Dia merasa usulan Prabowo di sebuah forum di Singapura, tidak perlu dipermasalahkan.

Menurut Jokowi, dalam sebuah seminar ataupun dialog, berbagai usulan bisa disampaikan. Sedangkan usulan yang diajukan oleh Prabowo itu, kata Jokowi, tak disampaikan di sebuah forum kenegaraan ataupun perundingan.

"Waktu saya undang Pak Prabowo, sama. Ga ada yang beda. Bahwa dalam sebuah, dan itu juga bukan ini loh ya, bukan usulan dalam sebuah forum kenegaraan atau forum perundingan, ndak loh. Itu seminar. Itu dialog. Bahwa ada usulan-usulan boleh-boleh saja, bagus-bagus saja," kata Jokowi di gedung BPKP, Jakarta Timur, Rabu (14/6/2023).

Baca: Dubes Ukraina untuk RI Sentil Usulan Prabowo: Tidak akan Berhasil

"Sekali lagi itu kan dalam sebuah dialog, usulan-usulan, boleh-boleh saja, usulan aja kok, tapi bukan dalam sebuah perundingan antarnegara, bukan," kata Jokowi melanjutkan.

Jokowi pun menegaskan, sejak awal hingga saat ini sikap Indonesia jelas, yakni sangat menghormati kedaulatan dan integritas territorial negara lain. Sikap itu, kata dia, tidak akan berubah. Hal itu pula yang disampaikannya saat bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan juga Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Kita ini jelas ya, sejak awal jelas dan sampai sekarang tidak berubah bahwa Indonesia sangat menghormati kedaulatan dan teritorial integrity, integritas teritorial dari negara lain, tetep dan tidak akan berubah. Sehingga itu juga yang kita sampaikan pada saat bertemu dengan Presiden Zelensky dan Presiden Putin," ujar Jokowi.

Baca: Prabowo Usul Referendum, Menhan Ukraina: Kami tak Butuh Rencana Aneh Ini

Selain itu, Indonesia juga berkeinginan agar perang yang terjadi antara kedua negara itu dapat segera berakhir. "Yang kedua kita ingin perang itu segera selesai," kata Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi menyebut proposal perdamaian yang diajukan Menhan Prabowo merupakan usulan dari Prabowo sendiri. Dalam Pertemuan Shangri-La Dialogue di Singapura, Menhan Prabowo Subianto menyampaikan beberapa usulannya untuk resolusi konflik Rusia-Ukraina.

Salah satu usulannya yakni meminta agar Ukraina dan Rusia segera melakukan gencatan senjata, referendum, dan membuat zona demiliterisasi sejauh 15 kilometer. Selain itu, ia juga meminta Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membentuk pasukan penjaga perdamaian yang ditempatkan di wilayah demiliterisasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement