Rabu 17 May 2023 13:15 WIB

Jokowi: Banyak Jalan Kabupaten yang Rusak di Sumut

Sekitar 260 Km dari 2600 Km jalan yang rusak di Provinsi Sumut

Rep: Dess/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Presiden Joko Widodo saat meninjau ruas jalan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kondisi jalan rusak di Ruas Jalan Gunting Saga, Kabupaten Labuan Batu Utara, Sumatra Utara, Rabu (17/5). Ia menyebut, kondisi jalan yang rusak banyak terjadi di jalan-jalan kabupaten. Dari 33 ribu km jalan kabupaten di Sumatera Utara, sebanyak 13 ribu km di antaranya telah rusak. Salah satunya di Labuan Batu Utara.
Foto: Tangkapan Layar/BPMI Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat meninjau ruas jalan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kondisi jalan rusak di Ruas Jalan Gunting Saga, Kabupaten Labuan Batu Utara, Sumatra Utara, Rabu (17/5). Ia menyebut, kondisi jalan yang rusak banyak terjadi di jalan-jalan kabupaten. Dari 33 ribu km jalan kabupaten di Sumatera Utara, sebanyak 13 ribu km di antaranya telah rusak. Salah satunya di Labuan Batu Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kondisi jalan rusak di Ruas Jalan Gunting Saga, Kabupaten Labuan Batu Utara, Sumatra Utara, Rabu (17/5). Ia menyebut, kondisi jalan yang rusak banyak terjadi di jalan-jalan kabupaten. Dari 33 ribu km jalan kabupaten di Sumatera Utara, sebanyak 13 ribu km di antaranya telah rusak. Salah satunya di Labuan Batu Utara.

"Jalan kabupaten ini yang banyak yang rusak. Dari 33 ribu, 33 ribu kilometer di Sumatera Utara, yang rusak kira-kira 13 ribu kilometer. Salah satunya ini yang kita lihat di Labuan Batu Utara, Labura. Di sini ada 13 kilometer, kemudian yang menuju Tanjung Leidong ada 17 kilometer dengan keadaan yang kurang lebih sama dengan ini," kata Jokowi setelah melihat langsung kerusakan jalan di Desa Sialang Taji.

Selain jalan kabupaten, Jokowi juga merinci, terdapat 2.600 km jalan nasional di Provinsi Sumatera Utara dan sekitar 260 km di antaranya mengalami kerusakan. Sedangkan untuk jalan provinsi, ada sekitar 340 km jalan yang rusak dari total 3.005 km.

Karena itu, Jokowi menegaskan akan segera dilakukan perbaikan. Proses perbaikan jalan rusak ini akan dimulai paling lambat pada Juli mendatang.

"Ini yang segera kita perbaiki. Nanti akan dimulai perbaikan di lapangannya paling lambat Juli, Juli," kata dia.

Menurut dia, pengerjaan jalan rusak ini akan dilakukan bersama dengan pemerintah daerah setempat. Meski demikian, terdapat beberapa ruas jalan yang pengerjaannya akan diambil alih oleh pusat.

"Semua yang di Sumatra Utara tetap sama kita bagi, ada yang dikerjakan oleh Pak Gubernur, ada yang dikerjakan oleh Pak Bupati, ada yang diambil alih oleh pusat yang kira-kira provinsi atau kabupaten atau kota tidak memiliki kemampuan untuk mengerjakan," jelas Jokowi.

Jokowi menyampaikan proses perbaikan jalan rusak ini membutuhkan waktu. Ia juga menegaskan, perbaikan jalan rusak tidak hanya dilakukan di Sumatera Utara saja, namun juga di berbagai provinsi lainnya.

"Ya itulah kita cek ke lapangan dan segera kita perbaiki, tapi ini perlu waktu karena tadi yang rusak kan angkanya udah tahu semuanya, banyak," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement