Senin 01 May 2023 06:46 WIB

Perluasan Stasiun Tanah Abang Bisa Digunakan pada Desember 2023

Stasiun Tanah Abang menjadi konsep kawasan berorientasi transit oriented development.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Agus raharjo
Sejumlah penumpang menunggu kedatangan kereta di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (9/3/2023). Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengembangkan Stasiun Tanah Abang menjadi stasiun sentral untuk mendukung mobilitas masyarakat serta menjadi ikon baru transportasi di Jakarta. Rencananya stasiun tersebut akan menambah jalur dari empat menjadi enam jalur kereta.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah penumpang menunggu kedatangan kereta di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (9/3/2023). Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengembangkan Stasiun Tanah Abang menjadi stasiun sentral untuk mendukung mobilitas masyarakat serta menjadi ikon baru transportasi di Jakarta. Rencananya stasiun tersebut akan menambah jalur dari empat menjadi enam jalur kereta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo meresmikan proses pembangunan (groundbreaking) perluasan Stasiun Tanah Abang, di Depo Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Ahad (30/4/2023). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan perluasan stasiun Tanah Abang diharapkan bisa digunakan pada Desember 2023.

"Tentu kita harus bahagia hari ini melakukan kegiatan groundbreaking di stasiun tanah abang. Seperti yang kita lihat ada tanah sebesar empat hektare. Kita akan segera membangun pada bulan ini. Dan Insya Allah bulan Desember 2023 bisa digunakan walaupun belum dampak bentuk ultimate," kata Budi saat peresmian pembangunan perluasan stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Ahad (30/4/2023).

Baca Juga

Ia melanjutkan keseluruhan pembangunan Stasiun Tanah Abang akan ditargetkan selesai pada September 2024. Nantinya, Stasiun Tanah Abang menjadi konsep kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD).

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Heru, kita bisa kerja sama. Sinergi adalah hal penting yang harus kita lakukan dan kesegeraan harus dilajukan karena pelayanan masyarakat yang utama," kata dia.

 

Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di dalam stasiun serta memperluas stasiun tersebut membuat masyarakat lebih nyaman dan dapat menikmati perjalanan di stasiun Tanah Abang.

“Atas nama Pemprov DKI, saya ucapkan terima kasih kepada Menhub Budi yang telah merevitalisasi Stasiun Tanah Abang ini. Sehingga masyarakat kami, baik itu yang bekerja di Jakarta maupun commuter Jabodetabek, bisa memanfaatkan dan menggunakan moda transportasi umum beserta fasilitasnya yang menambah kenyamanan publik,” kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement