Senin 24 Apr 2023 21:09 WIB

Romahurmuziy: Ganjar Bukan Orang Lain Bagi PPP

Mertua Ganjar seorang tokoh NU dan Ketua PPP Purbalingga pada 1973.

Rep: Fauziah Mursid, Silvy Diah Setiawan/ Red: Andri Saubani
Ketua Dewan Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy. Rommy menyebut Ganjar Pranowo bukan orang baru bagi PPP. (ilustrasi)
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Ketua Dewan Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy. Rommy menyebut Ganjar Pranowo bukan orang baru bagi PPP. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik diumumkannya Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dari PDIP. Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Romahurmuziy mengatakan, saat ini masyarakat Indonesia secara politik sudah memiliki satu lagi bakal calon presiden untuk Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

"Mas Ganjar bukan orang lain bagi PPP," ujar Romahurmuziy dalam keterangan yang diterima wartawan, Senin (24/4/2023).

Baca Juga

Romahurmuziy menuturkan, kedekatan Ganjar dengan PPP dimulai dengan mertua Ganjar seorang tokoh NU dan Ketua PPP Purbalingga pada 1973 yakni almarhum Supriyadi. Selain itu, kakak ipar dari Ganjar, yakni Nurul Hidayah Supriati masih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah aktif dari PPP.

Rommy, sapaan akrabnya, juga mengaku sering berkampanye bersama dengan Ganjar sepanjang pemilu 2009 dan 2014. "Karena kantor PPP Purbalingga Jateng, adalah rumah mertua Mas Ganjar. Jadi, bisa dikatakan Mas Ganjar adalah bagian dari keluarga besar PPP juga," ujarnya.

Namun demikian, terkait arah dukungan PPP, belum diputuskan. Menurutnya, Plt Ketua Umum PPP Mardiono segera mengadakan rapat DPP untuk membahas hal tersebut.

"Tentang arah PPP setelah ini, Plt Ketua Umum segera mengadakan Rapat DPP pada hari Senin, 24 April 2023 mendatang, di Yogyakarta, sekaligus open house di kediaman beliau di kawasan Jalan Kaliurang," ujarnya.

Saat menggelar open house di kediamannya di Kabupaten Sleman, DIY, Senin, Plt Ketum PPP Mardiono menyebut, banyak pendukung PPP arus bawah yang mendukung Ganjar Pranowo. 

"Tentu itu (setelah pengumuman Megawati) nanti akan berkembang dinamis. Ya karena memang tentu rekan-rekan media akan banyak yang meliput selama enam bulan lalu, itu banyak arus bawah kami bahkan sudah ada yang secara langsung mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar," kata Mardiono di sela-sela open house di kediamannya di Sleman, DIY, Senin (24/4/2023). 

Selain itu, Mardiono juga menyebut bahwa melalui surat usulan melalui DPP agar bisa mendukung Ganjar. "Banyak yang sudah menyuarakan itu," ujar Mardiono.

Menurutnya, Ganjar sudah menjadi keluarga besar PPP mengingat Gubernur Jawa Tengah tersebut juga berpasangan dengan PPP. "Pak Ganjar itu kan sudah seperti keluarga besar PPP karena selama ini di Jawa Tengah itu berpasangan dengan PPP, dan dulu ketika kita berpasangan dengan Pak Ganjar Pranowo itu adalah hasil istikharah," jelasnya. 

 

photo
Elektabilitas Ganjar Pranowo anjlok. - (infografis Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement