Senin 17 Apr 2023 16:35 WIB

Rencanakan Program Mudik Gratis ke Jateng, GBB Gandeng Sejumlah Travel

Selain menyediakan bus gratis, GBB juga akan membuka posko mudik.

Kesepakatan kerjasama GBB bersama sejumlah travel terkait program mudik gratis untuk rekan sesama buruh dan para pekerjanya.
Foto: Dok. Web
Kesepakatan kerjasama GBB bersama sejumlah travel terkait program mudik gratis untuk rekan sesama buruh dan para pekerjanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) akan menggelar program mudik gratis untuk rekan sesama buruh dan para pekerjanya. Program bertajuk “Mudik Asyik Ganjaran Buruh Berjuang” itu rencananya dilaksanakan pada 19 April 2023.

Ketua Umum GBB Lukman Hakim mengatakan, untuk mewujudkan mudik gratis itu, mereka sudah bekerja sama dengan Asiando Travel dan Putra Gemilang Trans di Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga

Lukman mengatakan, program mudik gratis itu diadakan untuk membantu kaum buruh dan keluarganya agar bisa merayakan Lebaran bersama sanak saudara di kampung halaman.

“Ini merupakan tradisi bangsa Indonesia, termasuk bagi kaum buruh, yang berlangsung setiap tahun," ujar dia.

Menurut Lukman, program mudik gratis dari GBB itu juga sebagai bentuk kepedulian pihaknya dan Ganjar Pranowo kepada kaum buruh dan keluarganya.

Lukman berharap, program mudik gratis yang diselenggarakan oleh GBB itu bisa meringankan biaya yang dikeluarkan oleh buruh dan keluarganya untuk mudik ke kampung halaman.

“Peserta mudik gratis ini adalah para buruh dan keluarganya. Kami prioritaskan kepada mereka yang belum memiliki tiket untuk mudik ke kampung halaman,” kata dia.

Program mudik gratis GBB itu menggunakan 13 bus pariwisata yang akan berangkat dari dua titik, yaitu Tangerang dan Jakarta Utara. 

Bus itu akan membawa para pemudik menuju semua kota dan kabupaten yang ada di Jawa Tengah.

Selain menyediakan bus gratis, GBB juga akan membuka posko mudik di sejumlah titik di jalur-jalur mudik. Posko itu akan menyediakan tempat beristirahat dan bahan berbuka puasa bagi para pemudik. 

Program mudik ini lahir setelah sebelumnya GBB berkolaborasi dengan Serikat Pekerja Nasional (SPN) mendorong kesejahteraan buruh dalam menggagas konsep pembentukan Komisi Nasional Hubungan Industrial.

"Komisi Nasional Hubungan Industrial sedang kami gagas. Saat ini bermitra dengan SPN dan beberapa serikat pekerja yang lain," ujar Lukman 

Selain itu, GBB juga berkolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Timur dalam memperkuat posisi hubungan industrial ke depannya.

"Untuk sementara ini kami bersinergi dengan melibatkan SPN dan APINDO sebagai pembicara pada setiap forum musyawarah yang dilaksanakan. Kemudian, kerja sama lanjutan kami bahas lebih detail dengan DPN APINDO," ucapnya, demikian seperti dilansir dari Antara

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement