Sabtu 08 Apr 2023 04:28 WIB

Dishub Kota Madiun Petakan Titik Kemacetan Hadapi Lebaran 2023

Kota Madiun saat ini berubah status menjadi kota tujuan mudik sekaligus wisata.

Kemacetan (ilustrasi)
Foto: Republika/ Wihdan
Kemacetan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun, Jawa Timur, memetakan sejumlah titik kemacetan yang rawan terjadi di wilayahnya sebagai upaya persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Kepala Dishub Kota Madiun Subakridi Madiun, Jumat (7/4/2023), mengatakan kemacetan menjadi perhatian mengingat Lebaran dirayakan tanpa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) setelah pandemi Covid-19 terkendali.

Baca Juga

Selain itu, kemacetan juga perlu diperhatikan karena Kota Madiun saat ini berubah status menjadi kota tujuan mudik sekaligus wisata. "Koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti TNI dan Polri di wilayah Kota Madiun akan dilakukan untuk mempersiapkan sebaik-baiknya, termasuk upaya mengurai kemacetan," ujar Subakri.

Menurutnya, ada sejumlah titik kemacetan yang telah dipetakan dan menjadi perhatian, di antaranya perlintasan KA di Kelurahan Sukosari, pintu masuk Kota Madiun dari arah Magetan, dan pintu masuk Kota Madiun dari arah Gerbang TolMadiun.

Untuk itu, sejumlah aturan akan dilakukan, misalnya pembatasan kendaraan yang masuk ke wilayah kota, khususnya kendaraan bertonase besar, kendaraan proyek, dan kendaraan modifikasi. Selain antisipasi kemacetan, dalam rangka persiapan Lebaran 2023, Dishub Kota Madiun juga berupaya memperbaiki sejumlah rambu-rambu lalu lintas di jalan yang sudah usang atau rusak.

Kemudian, menambah sarana dan prasarana lainnya yang diperlukan untuk menunjang ketertiban lalu lintas, seperti paku jalan. "Selain fungsi keamanan dan keselamatan berkendara di malam hari, paku jalan juga menambah estetika kota," kata dia.

Subakri menegaskan pihaknya bersama anggota kepolisian setempat juga akan menyiagakan personelnya untuk pengamanan arus lalu lintas selama masa angkutan Lebaran 2023 berlangsung.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement