Rabu 29 Mar 2023 14:35 WIB

Gibran: Stadion Manahan Sudah Matang, Tinggal Tunggu Keputusan FIFA

Walkot Gibran Rakabuming sebut Stadion Manahan sudah matang dalam Piala Dunia U-20.

Menpora Zainudin Amali (kanan) bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (tengah) meninjau kesiapan Stadion Manahan Solo di Jawa Tengah. Walkot Gibran Rakabuming sebut Stadion Manahan sudah matang dalam Piala Dunia U-20.
Foto: Antara/Maulana Surya
Menpora Zainudin Amali (kanan) bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (tengah) meninjau kesiapan Stadion Manahan Solo di Jawa Tengah. Walkot Gibran Rakabuming sebut Stadion Manahan sudah matang dalam Piala Dunia U-20.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan kondisi Stadion Manahan Solo sudah matang dan tinggal menunggu keputusan dari Federation Internationale de Football Association (FIFA) untuk digunakan dalam Piala Dunia U-20 2023.

"Kondisi renovasi Stadion Manahan Solo sudah selesai dan matang tinggal menunggu keputusan FIFA," kata Gibran Rakabuming Raka, seusai menghadiri rapat Paripurna DPRD Surakarta, di Solo, Rabu (29/3/2023).

Baca Juga

Menurut Gibran, renovasi Stadion Manahan sudah selesai tinggal "stitching" atau kegiatan penyulaman rumput di lapangan, dan saatnya pekan depan baru tiba di Solo.

Selain itu, Gibran juga masih menunggu Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang sedang terbang ke Doha Qatar, untuk bertemu dengan FIFA. Semua kegiatan sebenarnya sudah disiapkan, antara lain event promosi berupa partisipasi masyarakat untuk menyemarakkan, di luar baliho dan media cetak.

"Saya menunggu saja kode dari Ketum PSSI, begitu beliau memberikan kode jalan saya akan ikuti. Tempat pertandingan sudah selesai harus dimanfaatkan," katanya.

Dia menyampaikan perhelatan Piala Dunia U-20 harus jalan karena tempat pertandingan sudah siap. Jika Solo dibatalkan sebagai tuan rumah, maka lapangan pertandingan akan digunakan Persis Solo untuk dua laga home terakhir Liga Indonesia.

"Manajemen Persis sudah diberitahu dua laga terakhir sebagai tuan rumah silahkan menggunakan Stadion Manahan," katanya.

Dia menjelaskan, menyiapkan Stadion Manahan merupakan komitmen Pemerintah Kota Surakarta yang ditunjuk menjadi tuan rumah. Ada enam kepala daerah yang menandatangani kesanggupan menjadi tuan rumah.

"Saya menghormati perjanjian yang sudah ada dan ditandatangani kedua belah pihak. Ini tempat pertandingan sudah jadi, anggarannya sudah keluar dan semua pihak sudah lelah tenaganya habis untuk menyiapkan sebagai tuan rumah," katanya.

Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, masih menunggu keputusan resmi dari FIFA dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait kepastian kota tersebut menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Tunggu saja berita resminya seperti apa dari FIFA dan PSSI. Yang diketahui hanya pembatalan 'drawing'," kata Gibran.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement