Senin 20 Mar 2023 07:08 WIB

Harga Cabai di Padang Panjang Turun Jelang Ramadhan

Penurunan harga cabai didorong oleh panen raya di sentra cabai Sumatra.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Friska Yolandha
Cabai. Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Padang Panjang, Putra Dewangga, mengatakan harga cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit di Kota Padang Panjang mengalami penurunan.
Foto: Republika/Prayogi.
Cabai. Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Padang Panjang, Putra Dewangga, mengatakan harga cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit di Kota Padang Panjang mengalami penurunan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PANJANG -- Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Padang Panjang, Putra Dewangga, mengatakan harga cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit di Kota Padang Panjang mengalami penurunan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Putra menyebut penyebab turunnya harga cabai karena sedang musim panen di daerah produksi cabai baik di Pulau Sumatra maupun Pulau Jawa.

"Sudah tiga pekan berturut-turut mengalami penurunan harga dari Rp 67.875 per kg pada awal minggu pertama Maret, menjadi Rp 45.500 per kg di akhir pekan minggu ketiga ini," kata Putra, Ahad (19/3/2023).

Baca Juga

Sedangkan harga cabai hijau turun dari Rp 35 ribu per kg menjadi Rp 32.500 per kg. Cabai rawit turun dari Rp 34.250 per kg menjadi Rp 32.875 per kg.

 Tidak jauh berbeda dengan cabai, harga bawang merah juga kembali turun dari Rp 31 ribu per kg di awal pekan menjadi Rp 30.250 per kg di akhir pekan ini. Turunnya harga bawang menurut Putra disebabkan musim tanam bawang merah di daerah produksi di Jawa dan di Provinsi Sumatra Barat. Sumatra Barat, khususnya Kabupaten Solok adalah juga merupakan sentra bawang merah untuk wilayah Sumatra.

"Barang tersedia melimpah di Pasar Pusat,” ujar Putra.

Sementara itu, terkait harga beras, saat ini masih stabil. Baik beras kualitas 1, 2 maupun 3. Demikian juga dengan minyak goreng juga stabil, baik minyak goreng kemasan premium, kemasan sederhana maupun minyak goreng curah. Barang juga tersedia cukup di Pasar Pusat.

Sedangkan harga daging ayam broiler dan telur ayam ras sesuai perkiraan terus mengalami kenaikan mendekati Ramadhan 1444 H ini. Penyebabnya semakin tingginya permintaan untuk kedua komoditi tersebut.

 Putra menambahkan dari hasil pemantauan petugas dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama Dinas Pangan dan Pertanian, sepanjang minggu ini harga komoditas yang mengalami kenaikan harga, di antaranya telur itik naik dari Rp 2.900 per butir menjadi Rp2.950 per butir. Bawang putih dari Rp 29.375 per kg menjadi Rp 31.250 per kg. Ikan asin teri dari Rp 85 ribu per kg menjadi Rp 88 ribu per kg. Seledri dari Rp 15 p

Ribu per kg menjadi Rp 20 ribu per kg. Ikan kembung dari Rp 60 ribu per kg menjadi Rp 65 ribu per kg.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement