Senin 23 Jan 2023 17:17 WIB

Miris, Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Jebol Setahun Usai Dibangun

Tanggul Sungai Citarum jebol sepanjang 15 meter tepat setahun usai dibangun.

Tanggul aliran sungai Citarum (ilustrasi)
Foto: ANTARA/ Fakhri Hermansyah/foc.
Tanggul aliran sungai Citarum (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Tanggul Sungai Citarum di Kampung Solokan Kendal, RT 004/RW001, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, jebol sepanjang 15 meter tepat setahun usai dibangun. Diduga, ini karena tidak mampu menahan debit air sungai.

"Laporan yang kami terima, jebol tanggul di titik tersebut terjadi sejak hari Ahad (22/1/2023) kemarin," kata Camat Muaragembong Lukman Hakim di Bekasi, Senin (23/1/2023).

Baca Juga

Dia mengatakan kondisi itu mengakibatkan badan jalan ambles sepanjang 20 meter hingga berdampak pada ancaman kerusakan fasilitas umum seperti tiang listrik yang nyaris roboh dengan tingkat kemiringan mencapai 30 derajat.

"Pengerjaan yang tidak akurat. Harusnya di sini bukan TPT, tapi paku bumi. Karena kondisi lahan yang labil dan terpengaruh lekukan arus sungai luar," katanya.

 

Tanggul tersebut dibangun awal tahun 2022 oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum melalui pembiayaan APBN bersamaan dengan pembangunan tanggul di Kampung Kedung Bokor, Desa Pantai Bahagia usai tanggap darurat akibat ruas jalan kabupaten yang ambles kala itu.

Aparatur pemerintah setempat melakukan mitigasi bencana dengan menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul pengungsian guna mengantisipasi kondisi tanggul memburuk hingga berpotensi mengancam keselamatan warga, sambil menunggu penanganan dari otoritas terkait.

Pihaknya bersama warga sekitar secara swadaya juga menutup sementara dinding tanggul yang jebol menggunakan karung berisi material tanah meski diyakini tidak akan sanggup menahan debit air sungai dalam kurun waktu lama.

"Ini merupakan ikhtiar sementara kami sambil menunggu penanganan pihak terkait, mengingat hingga hari ini belum ada penanganan yang dilakukan baik dari pihak BBWS Citarum maupun instansi terkait," kata Lukman Hakim.

 

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement