Ahad 15 Jan 2023 23:47 WIB

Belum Ada Laporan Masuk Data Kerusakan Rumah Warga Akibat Gempa Bogor

Bogor digunjang gempa magnitudo 5 pada Ahad dini hari

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Nashih Nashrullah
Gempa Bumi - Ilustrasi. Bogor digunjang gempa magnitudo 5 pada Ahad dini hari
Foto: EPA/NESTOR BACHMANN
Gempa Bumi - Ilustrasi. Bogor digunjang gempa magnitudo 5 pada Ahad dini hari

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5 mengguncang Bogor pada Ahad (15/1/2022) dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pimpinan kecamatan setempat belum menerima adanya laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 03.32 WIB. Episenter gempa bumi berpusat di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor dengan kedalaman 146 kilometer.

Baca Juga

Camat Cigudeg, Pardi, mengatakan sejauh ini ia belum menerima laporan adanya korban maupun kerusakan di wilayahnya. Sejak pagi, dia telah melakukan pemeriksaan ke desa-desa bersama Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan para tokoh masyarakat.

Menurut dia, hampir seluruh warga tidak merasakan adanya getaran gempa bumi saat itu. “Jadi karena posisi jam 03.00 lagi pada tidur ya, memang Alhamdulillahh masyarakat aman tidak ada dampak atau laporan,” kata Pardi melalui telepon selulernya, Ahad (15/1/2023).

Kendati demikian, Pardi tetap memerintahkan Satpol PP Kecamatan Cigudeg untuk turun ke wilayah memeriksa lebih lanjut. Ia berharap tidak ada kerusakan maupun korban akibat gempa ini.

“Mudah-mudahan nggak ada dampak, tapi sejauh ini belum ada laporan. Saya sendiri juga nggak kerasa gempa,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas, mengatakan dari gempa yang terjadi pada dini hari tadi belum ada laporan yang masuk terkait dampak yang terjadi.

“Sejauh ini belum ada laporan masuk dari masyarakat maupun aparatur wilayah. Semoga tidak ada dampak,” pungkasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, menyebutkan hingga kini tidak ada laporan kerusakan akibat gempa magnitudo 5.0 yang terjadi Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad (15/1/2023) dini hari.

"Kami belum menerima laporan kerusakan dari aparatur kecamatan, relawan dan masyarakat setempat," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lebak Agust Riza Faizal saat dihubungi di Lebak, Ahad.

Kabupaten Lebak sebagai daerah tetangga Bogor, Jawa Barat hingga kini aman dan tidak ada laporan kerusakan infrastruktur jalan, gedung dan rumah akibat gempa tektonik magnitudo 5.0 yang terjadi di Kota Bogor.

Baca juga: Kisah Pembantaian Brutal 20 Ribu Muslim Era Ottoman Oleh Pemberontak Yunani  

Gempa Kota Bogor dipicu aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.

Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Cikeusik, Kabupaten Bogor dengan skala intensitas III MMI dengan getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu di daerah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor dengan skala intensitas II MMI hingga getaran dirasakan oleh beberapa orang.

Namun,beruntung gempa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan lainnya.

"Kami belum menerima laporan dari desa, kecamatan dan sukarelawan tentang adanya kerusakan maupun korban jiwa yang ditimbulkan gempa itu, " katanya.    

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

  • 1 kali
  • 2 kali
  • 3 kali
  • 4 kali
  • Lebih dari 5 kali
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement