Jumat 30 Dec 2022 05:38 WIB

Rp 2,4 Miliar Lebih Dana Zakat Baznas Banjarnegara Disalurkan ke Mustahik

Dana zakat Baznas berasal dari para ASN dan muzzaki di Banjarnegara.

Rep: idealisa masyrafina/ Red: Hiru Muhammad
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara kembali mentasyarufkan dana zakat kepada para mustahik. Kali ini, nilainya mencapai lebih dari Rp 2,4 miliar.
Foto: istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara kembali mentasyarufkan dana zakat kepada para mustahik. Kali ini, nilainya mencapai lebih dari Rp 2,4 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara kembali mentasyarufkan dana zakat kepada para mustahik. Kali ini, nilainya mencapai lebih dari Rp 2,4 miliar.

Penyaluran dana zakat berlangsung di Pendapa Dipayudha Adigraha, Rabu (28/12/2022), dipimpin oleh Ketua Baznas Banjarnegara, H. Sutedjo Slamet Utomo, SH M.Hum kepada perwakilan 580 mustahik tetap, 1.198 siswa tidak mampu. Sebanyak 180 penyuluh agama islam di Kabupaten Banjarnegara Baznas juga menyerahkan 1000 paket sembako untuk panti asuhan / lembaga kesejahteraan sosial (LKS).

Baca Juga

Hari sebelumnya, dana zakat diberikan Baznas kepada 788 THL dan PTT yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang diserahkan langsung oleh Pj Bupati Banjarnegara.

Ketua Baznas Banjarnegara, H. Sutedjo Slamet Utomo menjelaskan dana zakat Baznas berasal dari para ASN dan muzzaki di Banjarnegara. Dana tersebut disalurkan untuk para mustahik tetap, seperti warga miskin, siswa kurang mampu, anak yatim/piatu dan penerima zakat lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ASN, karyawan dan para muzaki yang telah mezakatkan 2,5 persen pedapatannya melalui Baznas. Dan kepada seluruh masyarakat termasuk penerima manfaat, jika sudah mampu mari berzakat melalui Baznas, lembaga resmi yang aman dan amanah,” kata Ketua BAZNAS Banjarnegara, dalam rilis yang diterima Republika, Kamis (29/12/2022).

Sutedjo berharap, melalui pentasyarufan dana zakat kepada para mustahiq, diharapkan jumlah masyarakat miskin di Banjarnegara semakin berkurang. “Dana zakat yamg dikelola Baznas disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Tujuannya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banjarnegara,” ujar Tedjo.

Dalam kegiatan selama selama dua hari itu, Baznas Banjarnegara telah mentasyarufkan dana zakat untuk : 580 orang senilai Rp. 580 juta, Sembako untuk Yayasan Yatim Piatu sebanyak 1.000 orang senilai Rp. 300 juta, Pegawai PTT dan THL, sebanyak utk 788 Orang senilai Rp. 236,4 juta, Penyuluh Agama Islam Triwulan IV sebesar Rp. 54 juta.

Kemudian untuk Siswa kurang mampu (SMP, MTs, MAN) sebanyak 1.198 anak senilai Rp. 359,4 juta dan warga korban bencana alam Desa Kalitlaga 29 KK sebesar Rp. 5,8 juta serta Guru TPQ sebanyak 1.500 Orang senilai Rp.450 juta. Jumlah total yang diberikan adalah Rp. 2.444.800.000,-.

Pada tahun ini, lanjut Sutedjo, Baznas juga membantu rehab 10 RTLH, menyalurkan insentif bagi guru-guru TPQ, membantu permodalan dan alat bagi para pelaku UMKM serta ikut serta pada kegiatan sosial.

Salah seorang penerima manfaat, Ibu Jariyah warga desa Kincang Kecamatan Rakit merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. “Alhamdulillah sangat terbantu di saat ekonomi sedang sulit. Terima kasih Bapak Bupati dan Baznas Banjaregara,” ucap perempuan sepuh yang cukup lama menderita asam urat sehingga kadang tidak bisa berjalan itu.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement