Rabu 28 Dec 2022 14:50 WIB

PDIP Minta Heru Budi Fokus Tangani Banjir Rob

Ketua Fraksi PDIP Gembong warsono minta Pj Gubernur Heru Budi fokus atasi banjir rob.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Bilal Ramadhan
Pekerja beraktivitas saat banjir rob di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Senin (26/12/2022). Ketua Fraksi PDIP Gembong warsono minta Pj Gubernur Heru Budi fokus atasi banjir rob.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pekerja beraktivitas saat banjir rob di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Senin (26/12/2022). Ketua Fraksi PDIP Gembong warsono minta Pj Gubernur Heru Budi fokus atasi banjir rob.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, pihaknya telah mengevaluasi dua kepemimpinan di DKI Jakarta selama setahun terakhir.

Khusus mantan Gubernur DKI sebelumnya Anies Baswedan, kata dia, telah dituangkan dalam refleksi tahunan dan beberapa waktu sebelum dirinya purna tugas. Sedangkan untuk Heru, kata dia, persoalan utama Jakarta saat ini yang harus dilakukan tidak jauh dari banjir rob.

Baca Juga

“Banjir rob tentunya dalam waktu tiga bulan gak mungkin bisa diselesaikan. Dan tangggul itu gak mungkin dalam tiga bulan atau setahun bisa selesai. Tapi mau tidak mau ini harus dikerjakan,” kata Gembong di DPRD DKI, Rabu (28/12/2022).

Dirinya meminta, agar Heru bisa mengeksekusi pembangunan tanggul dengan baik. Tak hanya itu, pengentasan banjir sejauh ini dia nilai juga mencakup drainase kota yang buruk, sehingga perbaikan diperlukan lebih jauh.

Pengentasan banjir rob dan tanggul itu, lanjut Gembong, juga perlu dibarengi dengan eksekusi normalisasi. Meski kebijakan itu dilanjut saat ini, Gembong menilai perlunya kegiatan lebih masif.

“Kepemimpinan DKI di bawah Heru, tiga bulan ini, Fraksi PDIP mendorong agar fokus pada persoalan pokok Jakarta,” katanya.

Gembong menjelaskan, ke depannya masih diperlukan keberanian yang lebih dari Pj Heru unruk melakukan eksekusi.

Serupa dengannya, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menyoroti potensi banjir rob di Jakarta Utara yang akhir-akhir ini kembali nampak. Oleh sebab itu, dirinya mendorong agar Pemprov DKI Jakarta bisa terus mengoptimalkan pembangunan tanggul di lokasi terdampak.

“Saya sepakat soal pembangunan ini. Dan ini seharusnya menjadi program prioritas sekarang,” kata August.

Dia menjelaskan, proyek pembangunan tanggul menjadi penting saat Heru justru memiliki prioritas menangani banjir di DKI Jakarta. August menyarankan, agar proyek normalisasi, pembangunan turap hingga tanggul bisa berjalan beriringan dan berjalan dengan cepat.

Ke depan, kata dia, pihaknya akan mengusulkan agar proyek itu bisa dipercepat demi mengoptimalkan banjir rob. “Terakhir rapat dengan Dinas SDA masih belum digencarkan proyek tersebut,” kata wakil ketua Fraksi PSI DPRD DKI itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement