Ahad 11 Dec 2022 12:22 WIB

Pelaku UMKM di Garut Dipertemukan dengan Investor

Para investor akan membantu para UMKM terkait distribusi, suplai, permodalan dan lain

Rep: bayu adji p/ Red: Hiru Muhammad
Berbagai produk UMKM asal Kabupaten Garut ditampilkan dalam kegiatan Garut Festival atau G Fest di area Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (8/12/2022). Kegiatan yang menampilkan ratusan pelaku UMKM itu akan digelar hingga Sabtu (10/12/2022).
Foto: Republika/Bayu Adji P
Berbagai produk UMKM asal Kabupaten Garut ditampilkan dalam kegiatan Garut Festival atau G Fest di area Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (8/12/2022). Kegiatan yang menampilkan ratusan pelaku UMKM itu akan digelar hingga Sabtu (10/12/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT--Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Garut dipertemukan dengan para investor (business matching) di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (10/12/2022). Pertemuan itu merupakan bagian dari kegiatan Garut Festival atau G Fest yang digelar sejak Kamis (8/12/2022).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, kegiatan itu merupakan suatu rangkaian pertemuan antara pelaku usaha dan start up di Kabupaten Garut dengan beberapa investor. Tujuannya tak lain, para investor itu akan memberikan dukungan kepada para pelaku usaha baik itu menyangkut distribusi, suplai, permodalan, pemasaran, teknologi, dan lain sebagainya.

Baca Juga

"Ini berkelanjutan yang namanya business matching itu adalah terus menerus gitu, dievaluasi tiap tiga bulan atau enam bulan sampai di mana. Jadi ada peta arah jalan dari pada bisnis itu," kata dia melalui siaran pers, Ahad (11/12/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, mengungkapkan, sebelum business matching dilaksanakan, sudah ada transaksi antara pelaku usaha Garut dengan pihak dari Nigeria terkait ekspor pakaian anak. Artinya, menurut dia, potensi produk asak Kabupaten Garut untuk diekspor sangat tinggi.

"Mudah-mudahan dengan business matching ini, nanti tidak hanya terjadi buyer tetapi minimal ada kerangka kerja sama, yang paling pokok itu, jadi tidak hanya me-matching-kan buyer dengan pelaku usaha tetapi menjadi suatu acuan bagi kami melakukan kerja sama," kata dia.

Ketua Pelaksana, juga selaku perwakilan dari Telkom University, Choiria Anggraini menyampaikan, beberapa investor yang hadir dalam kegiatan itu antara lain adalah PT PLN, PT Dirgantara Indonesia, Bank BJB Cabang Garut, dan Bank Syariah Indonesia. Menurut dia, investor matching ini merupakan satu output dari kegiatan inkubasi yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Telkom University bersama Disperindag ESDM Kabupaten Garut kepada para pelaku UMKM.

"Kami tidak hanya memberikan capacity building pada pelaku UMKM dan start up saja, tetapi kami juga mencoba menciptakan sebuah bisnis yang berkelanjutan yang menghadirkan berbagai kolaborasi dari multi stakeholder mulai dari akademisi, business comunity, government, dan tentu terimakasih rekan-rekan media," kata dia.

Ia menerangkan, bahwa dalam kegiatan ini pihaknya akan menampilkan 20 peserta inkubasi yang terbaik dalam kegiatan Garut Festival. Para pelaku UMKM itu memberikan penjelasan terkait produknya masing-masing untuk menarik hati para investor.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement