Rabu 23 Nov 2022 10:43 WIB

Pemkot Bandung Anggarkan Rp 3,2 Miliar Perbanyak CCTV

Jumlah kamera CCTV di Kota Bandung masih sangat kurang.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andi Nur Aminah
Kamera CCTV terpasang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) - ilustrasi
Foto: Republika/Prayogi
Kamera CCTV terpasang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) - ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menganggarkan dana sebesar Rp 3,2 miliar untuk menambah kamera CCTV. Penambahan jumlah CCTV diharapkan dapat memantau wilayah-wilayah rawan kejahatan termasuk aksi vandalisme. "CCTV Rp 3,2 miliar," ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna, Rabu (23/11/2022).

Ia mengatakan penempatan kamera CCTV akan langsung ditangani oleh Dinas Komunikasi dan Informatika. Namun, dipastikan berada di area yang rawan kriminal. "Memonitor area yang rawan, menguatkan aspek keamanan, jangan sampai ada vandalisme dan tindakan pidana sehingga di daerah itu titik sasaran," katanya.

Baca Juga

Sejauh ini, Ema menuturkan jumlah kamera CCTV di Kota Bandung masih kurang. Ia memperkirakan kebutuhan kamera CCTV untuk memantau pergerakan masyarakat mencapai ribuan sedangkan saat ini belum mencapai ke arah tersebut.

"Jujur saja kurang (kamera CCTV, Red). Masih banyak yang harus disiapkan. Kota ini idealnya ribuan jumlah CCTV karena luas wilayah, potensi yang harus dimonitor banyak," katanya.

Pihaknya secara bertahap akan terus menambah kamera CCTV. Apalagi Wali Kota Bandung berkomitmen untuk menciptakan Kota Bandung menjadi kota yang aman.

Ema menambahkan, keberadaan kamera CCTV diharapkan dapat memengaruhi kondisi keamanan dan ketertiban. Selain itu, pihaknya ingin menemukan orang-orang yang berbuat vandalisme dan tidak bertanggung jawab.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنْ كُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَاِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْۗ وَنُقِرُّ فِى الْاَرْحَامِ مَا نَشَاۤءُ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوْٓا اَشُدَّكُمْۚ وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّتَوَفّٰى وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔاۗ وَتَرَى الْاَرْضَ هَامِدَةً فَاِذَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاۤءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَاَنْۢبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍۢ بَهِيْجٍ
Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan (tetumbuhan) yang indah.

(QS. Al-Hajj ayat 5)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement