Senin 21 Nov 2022 21:14 WIB

Gempa Cianjur, Kemendikbudristek Koordinasi dengan Pemda Pastikan Akses Pendidikan

Gempa Cianjur diduga menyebabkan kerusakan pada fasilitas pendidikan

Warga bersama petugas merawat pasien pasca gempa bumi  di halaman RSUD Cianjur, Jalan Pasirgede Raya, Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022).
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Warga bersama petugas merawat pasien pasca gempa bumi di halaman RSUD Cianjur, Jalan Pasirgede Raya, Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Gempa bumi bermagnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022) yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diduga menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum, termasuk fasilitas pendidikan. Terkait dengan hal tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengidentifikasi jumlah pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik serta fasilitas pendidikan yang terdampak gempa.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Cianjur dan sekitar. Saat ini kami tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Kami akan tindak lanjuti sesuai dengan informasi resmi yang kami terima,“ kata Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Jakarta, Senin.

Baca Juga

Dari hasil identifikasi tersebut, kata Menteri Nadiem, Kemendikbudristek akan melakukan langkah-langkah cepat untuk membantu segera para pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik serta fasilitas pendidikan yang terdampak gempa.

“Kemendikbudristek akan mengambil langkah cepat dalam membantu pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik serta fasilitas pendidikan yang terdampak agar akses terhadap pendidikan tetap tersedia,” kata Mendikbudristek dalam keterangan tertulis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement