Senin 14 Nov 2022 15:47 WIB

Wapres: Pancasila dan Agama tidak Saling Bertentangan

Pancasila merupakan titik temu yang menyatukan bangsa Indonesia.

Rep: Fauziyah Mursid/ Red: Agung Sasongko
Wapres Maruf Amin
Foto: dok. istimewa
Wapres Maruf Amin

REPUBLIKA.CO.ID,SERANG--Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Pancasila merupakan titik temu yang menyatukan bangsa Indonesia semua agama. Karena itu, Kiai Ma'ruf menilai Pancasila dan agama tidak saling bertentangan dan menegasikan.

"Kalau bahasa agamanya itu la munafata bainahuma, jadi saling menguatkan, Pancasila dan agama tidak saling bertentangan, Pancasila dengan agama tidak saling menegasikan, bahkan saling memperkuat," ujar Ma'ruf saat sambutan di acara Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Aparatur Pemerintah Banten di Pendopo Gubernur Provinsi Banten, Serang, Banten, Senin (14/11/2022).

Baca Juga

Karena itu, Ma'ruf tidak setuju jika ada yang mempertentangkan untuk memilih Pancasila maupun agama.

"Sehingga tidak ada lagi orang pilih Pancasila apa Islam, itu saya kira pertanyaan yang tidak betul itu ya. Bagi kita orang Indonesia, ya harus Pancasila. Tapi kita sebagai seorang muslim misalnya, kita tetap sebagai seorang muslim," ujarnya.

Menurutnya, seorang muslim yang baik bisa menjadi Pancasilais, begitu juga seorang Pancasilais juga bisa menjadi muslim yang baik.

"Jadi tidak ada, dua hal bukan sesuatu hal yang dipertentangkan. Ini yang barangkali perlu di-clear-kan sehingga tidak ada lagi orang pilih Pancasila apa Islam, itu saya kira pertanyaan yang tidak betul itu ya," ujarnya.

Ma'ruf mengatakan, Pancasila juga sebagai kristalisasi nilai-nilai yang mengilhami lahirnya bangsa Indonesia. Diantaranya, nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi hikmah kebijaksanaan, dan keadilan sosial.

"Ini yang dirumuskan kemudian disepakati. Jadi, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, itu kalau bahasa agamanya itu termasuk kesepakatan nasional," kata Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement