Senin 07 Nov 2022 15:02 WIB

Seorang Pekerja Proyek Ditangkap Polisi Terkait Kebakaran Bappelitbang Bandung

Pekerja yang ditangkap polisi bertugas mengelas di kantor Bappelitbang.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini
Petugas kebakaran berusaha memadamkan api saat kebakaran melanda Gedung Bappelitbang, Balai Kota Bandung, senin (7/11/2022). Saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Foto: Republika/Edi Yusuf
Petugas kebakaran berusaha memadamkan api saat kebakaran melanda Gedung Bappelitbang, Balai Kota Bandung, senin (7/11/2022). Saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jajaran Polrestabes Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kantor Bappelitbang Kota Bandung yang terbakar, Senin (7/11/2022). Seorang pekerja proyek yang tengah mengelas di kantor tersebut diamankan aparat kepolisian.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan petugas telah mengamankan beberapa orang terkait peristiwa tersebut. Selain itu, polisi melakukan olah TKP.

Baca Juga

"Ada beberapa (diamankan), tapi belum kami sampaikan nanti setelah selesai beberapa yang kita amankan akan kita infokan lebih lanjut. Ya, seperti biasanya olah TKP," ujarnya.

Ia menuturkan pihaknya akan memeriksa dan meminta keterangan dari beberapa orang saksi yang berada dan melihat kebakaran tersebut. "Kami akan memeriksa dan memintai keterangan beberapa orang atau banyak orang yang ada di sekitar TKP," katanya.

 

Sebelumnya, kebakaran di kantor Bappelitbang Kota Bandung di kawasan Balai Kota Bandung berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), Senin (7/11/2022). Petugas saat ini tengah melakukan pendinginan.

Kebakaran diperkirakan mulai terjadi pukul 10.30 Wib dan berhasil dipadamkan serta dilakukan pendinginan hingga pukul 12.00 WIB. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Diskar PB Kota Bandung Gun Gun Sumaryana mengatakan kebakaran di kantor Bappeltibang berhasil dipadamkan usai petugas melakukan upaya pemadaman dan penyekatan agar tidak meluas. Pihaknya saat ini sedang melakukan pendinginan.

"Kejadian (kebakaran) yang cukup besar, apalagi ini kan atapnya sirap banyak dokumen kertas makanya kami turunkan seluruh unit yang ada di markas komando dan di UPT termasuk unit yang bersiaga," ujarnya di lokasi kebakaran, Senin (7/11/2022).

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement