Ahad 30 Oct 2022 07:03 WIB

Kapolda Jambi Pastikan Lintasan Angkutan Batu Bara tidak Macet

Kapolda memastikan tidak ada kemacetan lalu lintas di jalur lintas angkutan batu bara

Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono
Foto: Republika/Thoudy Badai
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kepala Kepolisian Daerah Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono memantau langsung situasi dan kondisi jalan yang menjadi jalur lintasan angkutan batu bara. Dia memastikan tidak ada kemacetan lalu lintas di daerah tersebut, Sabtu (29/10/2022).

"Kami tadi memonitor jalan yang biasa digunakan angkutan truk batu bara mulai dari Kabupaten Batanghari hingga pelabuhan bongkar muat batubara Talang Duku, Muarojambi," kata Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono di Jambi. 

Baca Juga

Dia menerangkan sudah mengecek kondisi jalan yang biasa dilintasi angkutan batu bara yang mana jika terjadi kemacetan dia bisa mengetahui di mana titik-titik kemacetan tersebut.

"Tadi saya melihat situasi jalan, baik itu jalan rusak yang menjadi penyebab kemacetan, " katanya.

 

Tidak hanya itu saja, Kapolda Jambi juga meninjau langsung stockpile batubara di Pelabuhan Talang Duku yang sering menjadi penyebab kemacetan pada saat bongkar muat batubara. "Kami dari Polda Jambi juga telah melakukan pengaturan arus lalu lintas angkutan batubara sehingga bisa lebih tertib," katanya.

Dalam pengecekan jalur lintas angkutan batubara, Kapolda Jambi juga meminta agar Satlantas berperan aktif jika terjadi kemacetan. Dia mengimbau kemacetan itu untuk segera diurai sehingga tidak terjadi kemacetan panjang.

Saat ini, Polda Jambi melalui Ditlantas Polda Jambi telah memasang CCTV untuk memantau kemacetan dan arus lalu lintas angkutan batubara yang melintas. Selain itu, polisi juga menggunakan aplikasi Simpang Bara. Aplikasi ini bertujuan untuk mendata angkutan batubara mulai dari keluar mulut tambang hingga ke stockpile di Talang Duku.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement