Jumat 28 Oct 2022 12:08 WIB

Cegah Stunting Lewat Program Bapak Asuh di Medan

Penyebab stunting tidak hanya masalah gizi dan pola makan saja, tapi juga pola asuh

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Gita Amanda
 Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mendukung Wali kota Medan, Bobby Nasution yang menggerakkan tokoh di daerah menjadi Bapak Asuh Anak Stunting di Kota Medan. (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mendukung Wali kota Medan, Bobby Nasution yang menggerakkan tokoh di daerah menjadi Bapak Asuh Anak Stunting di Kota Medan. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mendukung Wali kota Medan, Bobby Nasution yang menggerakkan tokoh di daerah menjadi Bapak Asuh Anak Stunting di Kota Medan. Aksi penyematan Bapak Asuh Anak Stunting kepada seluruh pimpinan OPD ini merupakan hasil sinergi lintas sektoral oleh Pemerintah Kota Medan dengan BKKBN dan TNI Angkatan Darat.

 

Baca Juga

Bintang meyakini kolaborasi lintas stakeholder terutama dengan menggerakkan para pimpinan di daerah dapat menjadi daya dorong bagi percepatan penurunan angka stunting Nasional. "Penyebab stunting tidak hanya masalah gizi dan pola makan saja, tapi pola asuh, air bersih, sanitasi, juga penting. Termasuk masalah sosio-kultural, ekonomi dan politik," kata Bintang dalam keterangannya pada Jumat (28/10/2022).

 

Bintang menekankan agar pendampingan para pimpinan OPD yang telah dikukuhkan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting dapat memaksimalkan penanganan stunting. Ia berharap Bapak Asuh Anak Stunting dapat memberikan kontribusi bagi penurunan angka stunting melalui upaya-upaya pencegahan.

"Ini sebagai wujud sinergi kolaborasi gerakan kita bersama untuk mengatasi stunting sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal," ujar Bintang.

 

Selain itu, Bintang mengingatkan pentingnya pengasuhan anak berkualitas yang dilakukan setara antara ayah dan ibu. Ia mengajak Wali Kota Medan ikut dalam perjuangan membumikan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kota Medan sebagai strategi memerangi stunting.

"Dan harapannya kualitas hidup perempuan dan anak Indonesia dapat semakin meningkat," ucap Bintang.

 

Diketahui, pengukuhan Bapak Asuh Stunting di Kota Medan dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Dudung Abdurachman selaku Duta Bapak Asuh Anak Stunting. Selain Wali Kota Medan beserta pimpinan OPD dilingkungan Pemerintan Kota Medan, unsur Forkompimda Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan yang dikukuhkan menjadi Bapak Asuh Anak Stunting di Kota Medan, Ketua TP PKK Kahiyang Ayu juga turut dikukuhkan sebagai Ibu Asuh Anak Stunting yang disematkan langsung oleh Menteri PPPA.

 

"Orang tua asuh berkewajiban setiap bulannya memberikan bantuan asupan nutrisi dan gizi berupa uang tunai Rp 500 ribu per anak per orang tua asuh," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement