Kamis 13 Oct 2022 01:02 WIB

Tolak Disebut Menggusur, Anies Resmikan Kampung Susun Bayam

Anies menyebut akan menata suatu kampung susun yang nyata bagi warga.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Andi Nur Aminah
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, saat meresmikan permukiman bagi warga Kampung Bayam di Jakarta Utara, Rabu (12/10).
Foto: Republika/zainur mahsir ramadhan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, saat meresmikan permukiman bagi warga Kampung Bayam di Jakarta Utara, Rabu (12/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meresmikan Kampung Susun Bayam di Jakarta Utara, Rabu (12/10/2022). Dirinya tidak mau disebut melakukan penggusuran yang membuat hal kian tak pasti. “Pada masa itu kami memilih untuk diam, kami memilih untuk tidak menjawab,” kata Anies di lokasi.

Alih-alih membela, Anies menyebut akan menata suatu kampung susun yang nyata bagi warga di sekitar lokasi stadion Jakarta international Stadium (JIS) itu. Disebut adanya sebagian warga yang kecewa dengan aset yang menghilang, Anies tak mau menjawabnya lebih jauh.

Baca Juga

“Iya gini, secara prinsip, pengelolaan (kampung susun) akan sama dengan pengelolaan yang lain,” kata dia.

Anies juga tak mau menjawab saat warga ke depannya akan membayar biaya bulanan. Menurut dia, pola yang akan digunakan di kampung Susun Bayam itu, akan sama seperti kampung susun lainnya.

Mantan Mendikbud itu meminta, semua pihak harus membuat kampung ini menjadi penting dan bangga atas dibangunnya lokasi tersebut. Terlebih, saat awal pembangunan dia menargetkan kampung susun itu bisa menjadi lokasi percontohan bangunan bertaraf internasional.

Diketahui, Kampung Bayam sempat dibongkar oleh Pemprov DKI melalui Satpol PP pada pertengahan tahun lalu. Kampung di sekitar lokasi JIS itu, membongkar beberapa hunian warga dan kafe remang yang dekat dengan lokasi JIS.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement