Rabu 12 Oct 2022 19:20 WIB

Stok Vaksin Kosong, Warga Kesulitan Booster

Stok vaksin tersebut kini mengalami kekosongan di berbagai pusat layanan kesehatan.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin booster Covid-19 kepada warga di sentra vaksinasi.  Namun saat ini, sejumlah daerah mengalami kekosongan stok vakisn booster (ilustrasi)
Foto: Republika/Thoudy Badai
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin booster Covid-19 kepada warga di sentra vaksinasi. Namun saat ini, sejumlah daerah mengalami kekosongan stok vakisn booster (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Warga di Kabupaten Indramayu mengeluhkan sulitnya memperoleh vaksin booster Covid-19. Stok vaksin tersebut kini mengalami kekosongan di berbagai pusat layanan kesehatan. 

Salah seorang warga di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Indramayu, Sairoh (50), mengatakan, sebelumnya sudah mengikuti dua kali vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukannya sejak setahun yang lalu. "Saya sekarang mau ikut vaksinasi booster. Tapi susah nyarinya," kata Sairoh kepada Republika.co.id, Rabu (12/10/2022).

Baca Juga

Sairoh mengaku sudah mendatangi sejumlah puskesmas di Kabupaten Indramayu. Dia juga mendatangi klinik yang sebelumnya biasa menyediakan vaksin Covid-19. "Tapi semua jawabannya sama, (vaksin) booster kosong," terang Sairoh.

Sairoh mengaku bingung harus kemana untuk mendapatkan vaksinasi booster. Pasalnya, dia akan bepergian menggunakan kereta api untuk menghadiri wisuda anaknya di Yogyakarta.

"Sekarang kan naik kereta api syaratnya harus sudah vaksin booster. Tapi saya nyari vaksin booster-nya susah sekali," keluh Iir.

Hal senada diungkapkan seorang warga lainnya, Inneke. Dia juga bermaksud mengikuti vaksinasi booster karena hendak bepergian menggunakan kereta api. "Mau naik kereta api kan syaratnya harus sudah booster. Tapi mau dapat booster-nya susah," ujar Inneke. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Wawan Ridwan, saat dikonfirmasi, membenarkan ketiadaan stok vaksin booster saat ini. Pihaknya pun masih menunggu pasokan vaksin dari Pemprov Jabar.

"Stok vaksin booster kami sedang kosong dan belum ada jadwal droping dari provinsi," kata Wawan dalam pesan singkatnya, Rabu (12/10/2022). Ridwan pun memohon maaf dan meminta pengertian dari masyarakat mengenai kondisi yang terjadi saat ini. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement