Rabu 12 Oct 2022 18:48 WIB

TPT Lulusan SMK Tinggi, DIY Jalankan Program Aku Siap Makarti

Penyelenggaraan pendidikan SMK didasari oleh keahlian dari SDM yang ada.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Muhammad Fakhruddin
TPT Lulusan SMK Tinggi, DIY Jalankan Program Aku Siap Makarti (ilustrasi).
Foto: Antara
TPT Lulusan SMK Tinggi, DIY Jalankan Program Aku Siap Makarti (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menjalankan Program Angkatan Kerja Unggul Sistem Asesmen Pendampingan dan Manajemen Antar Kerja Terintegrasi (Aku Siap Makarti). Program ini dihadirkan mengingat masih tingginya angka tingkat pengangguran terbuka (TPK) lulusan SMK.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya mengatakan, program tersebut merupakan langkah konkret, sinergis dan kolaboratif Pemda DIY dalam rangka membangun keselarasan strategi peningkatan nilai saing lulusan SMK. Selain itu, program juga juga sebagai komitmen dalam mewujudkan angkatan kerja lulusan SMK yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga

Didik menuturkan, penyelenggaraan pendidikan SMK didasari oleh keahlian dari SDM yang ada pada masing-masing sekolah. Menurutnya, hal inilah yang menjadikan kebutuhan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja menjadi berbeda dengan lulusan yang dihasilkan oleh SMK.

Kondisi ini, kata Didik, menjadi catatan bagi Pemda DIY dalam menyelaraskan dan mengadaptasi kebutuhan SDM di dunia kerja. Hal tersebut juga menjadi faktor dibentuknya Program Aku Siap Makarti.

"Kita mengusahakan untuk pelan-pelan menyiapkan pendidikan yang sesuai antara supply dan demand. Kita berupaya menggali kebutuhan dunia kerja dan selanjutnya memetakan kebutuhan kurikulum di dalam penyelenggaraan pendidikan kejuruan," kata Didik, Selasa (11/10).

Didik menyebut, pihaknya akan mengupayakan kerja sama dengan pihak-pihak industri dalam menjalankan program tersebut. Disdikpora DIY, lanjutnya, bertanggungjawab pada penyediaan SDM sesuai kebutuhan.

Sedangkan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DIY (Disnakertrans) DIY mengupayakan asesmen, pendampingan serta pembangunan sistem pendataan kolaborasi sekolah dengan industri. Pasalnya, program tersebut dilakukan dengan berkolaborasi bersama Disnakertrans DIY.

Melalui program ini, kata Didik, potensi lulusan SMK bisa dipetakan dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Implementasi Program Aku Siap Makarti akan dilaksanakan dalam jangka pendek di lima SMK di DIY.

"Melalui pendataan tersebut akan mempermudah bagi sekolah, bagi dinas pendidikan, bagi dinas ketenagakerjaan maupun industri, untuk bisa lebih mudah mendapatkan SDM khususnya lulusan SMK," ujar Didik.

Kepala Disnakertrans DIY, Aria Nugrahadi mengatakan, program ini diupayakan agar lulusan SMK bisa menjadi lulusan yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Sinergi dan kolaborasi antara Pemda DIY dengan industri, katanya, menjadi strategi untuk mewujudkan hal tersebut.

Aria menjelaskan, industri atau lembaga untuk menampung lulusan SMK ini menjadi hal yang akan diupayakan. Di disdikpora memiliki Pusat Perkembangan Karir Siswa (PPKS), dan di disnakertrans memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK).

BKK tidak hanya berkaitan dengan lulusan SMK saja, namun bersinergi sejak menjadi siswa SMK melalui pola PPKS. "Upaya kita harus cukup kuat dengan dukungan regulasi. Kita berproses untuk menyusun peraturan gubernur yang terkait dengan penyiapan siswa lulusan SMK sebagai tindaklanjut dari Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi," kata Aria.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement