Ahad 18 Sep 2022 18:46 WIB

World Clean-up Day, Warga dan Komunitas di Sukabumi Gencarkan Aksi Bersih-Bersih

Kegiatan WCD 2022 yang digagas Saling.Id diikuti sekitar 150 orang dari komunitas.

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad
Momen World Cleanup Day (WCD) di Kota Sukabumi disambut dengan aksi bersih-bersih sampah baik di jalanan maupun tempat umum. Langkah tersebut dilakukan agar warga menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan memilah sampah.
Foto: istimewa
Momen World Cleanup Day (WCD) di Kota Sukabumi disambut dengan aksi bersih-bersih sampah baik di jalanan maupun tempat umum. Langkah tersebut dilakukan agar warga menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan memilah sampah.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Momen World Cleanup Day (WCD) di Kota Sukabumi disambut dengan aksi bersih-bersih sampah baik di jalanan maupun tempat umum. Langkah tersebut dilakukan agar warga menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan memilah sampah.

Di antaranya aksi bersih-bersih di Masjid Agung dan Alun-Alun Kota Sukabumi pada Jumat (16/9/2022) lalu yang digagas kalangan swasta Kawan Lama Group. Berikutnya pada Sabtu (17/8/2022) digelar aksi bersih-bersih di jalanan yang digagas Sahabat Lingkungan (Saling.id) dan Sukabumi Creative Hub (SCH). Misalnya kegiatan bersih-bersih di Masjid Agung dan Alun-Alun Sukabumi dengan melibatkan karyawan dari Kawan Lama Group, yakni ACE, Informa, Chatime, dan Living Plaza Kawan Lama Group.

Baca Juga

Sementara itu, kegiatan WCD 2022 yang digagas Saling.Id diikuti sekitar 150 orang dari berbagai elemen komunitas dan para pelajar serta mahasiswa. Dengan mengambil Start dari Rumah Mesra ini mengarah ke Bundaran Tugu Adipura, BRI-Stasiun Timur-Balaikota dan finish di Rumah Mesra.

''Momen ini jadi ajang dunia dalam berkontribusi menangani sampah karena semakin banyak jumlahnya di seluruh dunia,'' kata Fahmi. WCD ini memotivasi untuk bergerak berbuat mengurangi sampah di dunia termasuk di Kota Sukabumi.

Sehingga, kata Fahmi, pemkot mengucapkan terimakasih atas aksi yang dilakukan. Mari beraksi untuk bersih bersih di bumi dan jadi bagian yang akan membawa perubahan besar pada bumi.

Fahmi berharap akan ada lebih banyak lagi kegiatan sosial lain yang dapat dikolaborasikan bersama untuk terus memberikan dampak positif bagi kota tercinta. Bahkan, untuk kegiatan sosial untuk Masjid Agung Sukabumi lanjut Fahmi dibarengi dengan penyerahan simbolis untuk berbagai alat kebersihan berupa tempat sampah Krisbow berkapasitas 100L dengan 2 roda yang mempermudah mobilitas, ember pel peras Krisbow, papan petunjuk, dan sapu kebun kepada pihak pengelola Masjid Agung.

Fahmi mengatakan, aksi bersih-bersih ini sangat positif dan jadi contoh bagi elemen lain dalam kontribusi menjaga aset kota. Sehingga warga bisa nyaman beribadah di dalam masjid dan bisa melihat pemandangan indah dan bersih di Alun-Alun.

Vice President of Corporate Affairs, Communications, and Sustainability Kawan Lama Group Melinda Pudjo mengatakan, Kawan Lama Group senantiasa melaksanakan kontribusi sosial dan program kelestarian lingkungan dengan harapan untuk memberikan dampak positif kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia. ''Kami bersyukur sekali mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan kepedulian untuk Masjid Agung dan Alun-Alun Kota Sukabumi,'' cetus dia.

Ke depannya lanjut Melinda, ia berharap dapat terus bersinergi bersama dan memberidukungan kepada Pemkot melalui berbagai kegiatan dan kolaborasi lainnya untuk Sukabumi yang asri dan maju. Seperti diketahui hadir sejak September 2021, Living Plaza yang merupakan pusat kebutuhan rumah, furnitur, elektronik, dan gaya hidup terlengkap dimana ritel ternama dari Kawan Lama Group berada dalam satu lokasi, telah menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Sukabumi.

Koordinator Sahabat Lingkingan (Saling Id) Neviawati menerangkan, ini merupakan tahun ke 4 diselenggaeakannya WCD yang digagas Saling Id. Di mana ada kegiatan membersihkan sampah di jalanan dengan memilah sampah dan melakukan daur ulang sampah.

Nantinya peserta kegiatan dilatih melakukan daur ulang sampah kertas menjadi berdaya guna. Momen ini dihadiri komunitas pencinta lingkungan dan para pelajar serta mahasiswa.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement