Kamis 15 Sep 2022 03:45 WIB

Tim SAR Cari Nelayan yang Hilang di Pantai Sangrawayang Sukabumi

Nelayan yang hilang atas nama Supianta (53 tahun) dikabarkan hilang sejak Senin.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Yudha Manggala P Putra
TIM SAR. Ilustrasi
Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman
TIM SAR. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI- Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di perairan Pantai Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Di mana nelayan yang hilang atas nama Supianta (53 tahun) dikabarkan hilang sejak Senin (12/9/2022) lalu.

Seperti diketahui korban Supianta (53) hilang dan diduga tenggelam ketika sedang mencari ikan pada Senin sekitar pukul 07.00 WIB di Bagan Perairan Pantai Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. '' Pencarian pada Rabu (14/9/2022) ini dibagi menjadi 2 (dua) area pencarian,'' ujar Fazzli, Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

Di mana SRU (Search rescue unit) pertama melakukan pencarian dengan menggunakan Rubber Boat dan Perahu Nelayan dengan luas area pencarian 4 NM2. Kemudian SRU kedua melakukan pencarian visual jalur darat dengan jarak sejauh 7 Kilometer.

"Kami lanjutkan pencarian dengan mengoptimalkan seluruh personil SAR Gabungan serta peralatan SAR yang ada di lapangan,'' kata Fazzli. Dengan harapan korban bisa segera ditemukan. Ia juga menegaskan bahwa pada operasi SAR ini melibatkan unsur-unsur yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Samapta Polres Sukabumi, PolAir Polres Sukabumi, Polsek Simpenan, P2BK Simpenan, Satpol PP Simpenan, Pemdes Sangrawayang, Kadus Cibeas, SSV, RAPI Lokal, dan Balawista.

 

Selanjutnya MRI Sukabumi, Pramuka Peduli Sukabumi, CBP Palabuhanratu, nelayan dan masyarakat. Semua elemen ini bergerak dalam mencari korban tenggelam.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement