Selasa 13 Sep 2022 15:10 WIB

MRB Evakuasi Seorang Pendaki di Gunung Bawakaraeng

Sempat ditemukan dalam kondisi kritis, pendaki tersebut wafat di rumah sakit.

Pendaki gunung.ilustrasi
Foto: antarafoto
Pendaki gunung.ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Tim relawan Mountain Rescue Bawakaraeng (MRB) bersama personel Polsek Tinggimoncong berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami sesak napas, karena diserang hipotermia di Gunung Bawakaraeng, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

"Korban bernama Muhammad Ridwan, meninggal pada hari Senin (12/9/2022) sekitar pukul 20.00 WITA di Rumah Sakit Umum Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga

Korban berusia 26 tahun, beralamat di Lingkungan Mappala Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Gowa. Evakuasi dilaksanakan oleh tim MBS bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tinggimoncong Briptu Usman serta Babinsa Tinggimoncong Kopda Muh Sukri usai menerima laporan.

Hasan mengatakan, dari informasi yang dihimpun, korban bersama rekannya naik gunung dengan menempuh jalur Lembbana menuju puncak pada Jumat, 9 September 2022 sekitar pukul 20.00 WITA. Rencananya turun pada Ahad, 11 September 2022.

Namun, saat hendak turun, korban mengalami sesak nafas dengan gejala terserang hipotermia (kondisi suhu tubuh turun) hingga lemas saat berada di antara Pos 8 dan Pos 7, sehingga rekannya bergegas turun meminta bantuan.

"Korban dilaporkan sedang mengalami gejala hipotermia, kemudian teman korban meminta bantuan ke Pos Register Lembanna. Tim 1 berjumlah empat orang langsung bergerak sekitar pukul 23.35 WITA. Disusul tim 2 berjumlah empat orang membantu evakuasi sekitar pukul 23.35 WITA di lokasi tempat korban berada," katanya.

Proses evakuasi malam itu, tambah dia, cukup sulit karena gelap, namun korban berhasil di evakuasi dan tiba di jalur Bulubalea pada Senin 12 September 2022 sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu kondisi korban kritis dan sempat dibawa ke Puskesmas Tinggimoncong untuk penanganan medis awal.

Selanjutnya, dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf guna mendapatkan pertolongan medis lanjutan, namun korban dinyatakan meninggal dunia pukul 20.00 WITA di rumah sakit setempat.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement