Selasa 06 Sep 2022 05:11 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Sumut

Polisi menyita barang bukti sebanyak tiga ton solar.

Polisi tangkap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. (ilustrasi)
Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Polisi tangkap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LANGKAT -- Aparat kepolisian menangkap dua pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Polisi menyita barang bukti sebanyak tiga ton solar.

Wakapolres Langkat Kompol Hendri mengatakan, identitas kedua pelaku berinisial SA (54) dan PA (43), keduanya warga Kabupaten Langkat. Penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat yang curiga dengan satu unit mobil kerap melintas di daerah tersebut.

Baca Juga

Mobil itu diduga membawa solar. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan menemukan mobil yang dicurigai di kawasan Langkat pada Kamis (1/9/2022). Setelah diperiksa, petugas menemukan kedua pelaku beserta barang bukti solar subsidi yang akan disalahgunakan.

Berdasarkan hasil interogasi, kedua pelaku membeli solar dengan harga Rp 5.600 per liter. Selanjutnya solar itu dijual kepada warga seharga Rp 6.500 per liter.

"Aksi ini mereka lalukan kurang lebih empat tahun," katanya.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang diubah pada Pasal 40 angka 9 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. "Ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara dan denda Rp 60 miliar," kata dia.

 

sumber : Antara
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنْ كُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَاِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْۗ وَنُقِرُّ فِى الْاَرْحَامِ مَا نَشَاۤءُ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوْٓا اَشُدَّكُمْۚ وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّتَوَفّٰى وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔاۗ وَتَرَى الْاَرْضَ هَامِدَةً فَاِذَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاۤءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَاَنْۢبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍۢ بَهِيْجٍ
Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan (tetumbuhan) yang indah.

(QS. Al-Hajj ayat 5)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement