Senin 29 Aug 2022 21:03 WIB

Minta Kawal Tuntaskan Ilegal Drilling dan Refinery di Muba

Upaya penertiban illegal drilling dan refinery dimaksimalkan agar warga tidak rugi

Persoalan illegal drilling dan illegal refinery atau minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tugas berat Pj Bupati H Apriyadi yang mempunyai komitmen tinggi untuk menuntaskannya.
Foto: istimewa
Persoalan illegal drilling dan illegal refinery atau minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tugas berat Pj Bupati H Apriyadi yang mempunyai komitmen tinggi untuk menuntaskannya.

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG--Persoalan illegal drilling dan illegal refinery atau minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tugas berat Pj Bupati H Apriyadi yang mempunyai komitmen tinggi untuk menuntaskannya. 

Tidak hanya melibatkan TNI dan Polri, mantan Kepala Bappeda Muba ini juga meminta media khususnya media online Rmol Sumsel turut berpartisipasi ikut terlibat dalam mengawasi dan menyoroti permasalahan tersebut. 

Baca Juga

Hal ini disampaikan langsung Pj Bupati H Apriyadi saat coffee morning di Kantor Media Online Rmolsumsel.id di Palembang, Senin (29/8/2022).  "Ini jadi tugas berat saya ke depan. Saat ini progress untuk menertibkannya terus berjalan, saya meminta agar media khususnya Rmol Sumsel yang konsen dengan isu serta berita lingkungan terlibat menuntaskan permasalahan ini," ucap Apriyadi. 

Ia menuturkan, upaya penertiban illegal drilling dan refinery dimaksimalkan agar tidak merugikan masyarakat dan tidak memicu konflik. "Saya itu pengennya minyak di Muba ini tidak keluar lagi dan tidak ada lagi korban jiwa dalam pengelolaannya, jadi memang pengelolaannya di-handle dengan baik," ujarnya. 

Lanjutnya, saat ini BUMD Muba yakni Petro Muba terus pro aktif untuk menginventarisir minyak dari masyarakat dan memberikan edukasi serta sosialisasi. "Kerja kami terus dimaksimalkan untuk menuntaskannya," tuturnya. 

Apriyadi mengaku, jajaran redaksi media online rmolsumsel.id diisi oleh anak-anak muda yang progresif dan sangat mengedepankan kode etik serta etika jurnalistik. "Terlebih soal isu-isu yang mengancam kerusakan lingkungan, Rmolsumsel punya porsi pemberitaan yang sangat besar menyangkut kepentingan masyarakat," tegasnya. 

Sementara itu, Wakil Pimpinan Redaksi Rmol Sumsel M Fajar Wiko SE MM mengapresiasi komitmen Bupati Muba Apriyadi dalam hal menjaga lingkungan terutama menuntaskan persoalan illegal drilling dan refinery.  "Prinsip untuk menjaga lingkungan agar tidak rusak ini tugas bersama terutama peran terbesar ada di Kepala Daerah," tuturnya. 

Wiko menambahkan, Kabupaten Muba memiliki kekayaan SDA yang melimpah terutama di sektor perkebunan dan minerba. "Kalau ini tidak diawasi dan dikelola dengan baik tentu akan berdampak pada kerusakan lingkungan," tandasnya. 

Dalam kesempatan coffee morning Pj Bupati Apriyadi di kantor Rmol Sumsel tersebut juga turut dihadiri Kadin Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putera SSTP, dan Staf Khusus Bupati Muba Ariyanto MIKom Pol.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement