Senin 29 Aug 2022 19:59 WIB

Survei: Pilgub Jatim Bakal Seru Jika Kofifah Maju Pilpres

Di luar nama Khofifah, belum ada nama dominan di Pilgub Jatim 2024.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Indira Rezkisari
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.  Nama Khofifah Indar Parawansa masih berada di urutan teratas dengan elektabilitas Pilgub Jatim mencapai 30 persen berdasarkan survei SSC.
Foto: Prayogi/Republika.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Nama Khofifah Indar Parawansa masih berada di urutan teratas dengan elektabilitas Pilgub Jatim mencapai 30 persen berdasarkan survei SSC.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Lembaga survei Surabaya Survey Center (SSC) merilis hasil survei terkait elektabilitas calon gubernur Jawa Timur pada Pilgub Jatim 2024. Direktur SSC, Mochtar W Oetomo mengungkapkan, berdasarkan hasil survei, nama Khofifah Indar Parawansa masih di urutan teratas dengan elektabilitas 30 persen.

Mochtar menyebut, kontestasi Pilgub Jatim bakal lebih seimbang ketika Khofifah memutuskan maju pada Pilpres 2024. Mochtar menyebut, ada banyak tokoh alternatif seperti, Tri Rismaharini, Emil Elestianto Dardak, Gus Ipul, Eri Cahyadi, hingga nama Ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad.

Baca Juga

"Kalau Bu Khofifah sebagai petahana wajar menjadi yang tertinggi. Tetapi ketika beliau ke pilpres, saya kira Pilgub Jatim akan seru, di mana nama-nama alternatif di luar Bu Khofifah punya peluang sama, seperti nama Gus Sadad," kata Mochtar usai rilis survei SSC di Surabaya, Senin (29/8).

Mochtar menyebut, memang di luar nama Khofifah, elektabilitas nama-nama yang berpotensi maju di Pilgub Jatim 2024, angkanya masih jauh di bawah Khofifah. Artinya, kata dia, sejauh ini di luar nama Khofifah, belum ada nama-nama yang dominan di Pilgub Jatim 2024. Namun, tetap menarik ketika calon alternatif bisa memanfaatkan momentum dua tahun tersisa menuju Pilkada Serentak 2024.

 

"Peluang calon-calon lain sama. Ada nama Risma, Emil, Eri Cahyadi, Gus Ipul, termasuk Gus Sadad. Ini nama-nama yang berpotensi ya di Pilgub Jatim," ujarnya.

Mochtar menyebut, meskipun elektabilitasnya terbilang rendah, Anwar Sadad memiliki progres paling signifikan dibandingkan bakal calon lainnya. Ketua Gerindra Jatim itu, kata dia, elektabilitasnya terus meningkat, meskipun masih di bawah nama-nama populer semacam Tri Rismaharini, Emil Dardak, Gus Ipul, maupun Eri Cahyadi. Ia menyarankan Sadad bekerja lebih keras jika ingin mengejar bahkan melampaui elektabilitas bakal calon lainnya.

"Tetapi, dengan nilai plus sebagai seorang nahdliyin juga sekarang menjabat wakil Ketua DPRD Jatim tentu peluangnya naik di Pilgub Jatim sangat terbuka lebar," kata Mochtar.

Survei SSC ini dilaksanakan mulai 1-10 Agustus 2022 di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Berikut elektabilitas nama-nama yang berpotensi maju sebagai Cagub di di Pilgub Jatim 2024:

1. Khofifah Indar Parawansa: 30,0 persen

2. Tri Rismaharini: 12,8 persen

3. Emil Elestianto Dardak: 9,8 persen

4. Saifullah Yusuf: 5,7 persen

5. Eri Cahyadi: 4,5 persen

6. Anwar Sadad: 2,5 persen

7. Kusnadi: 2,5 persen

8. Puti Guntur: 2,0 persen

9. Abdul Halim Iskandar: 1,8 persen

10. Djarot Saiful Hidayat: 1,0 persen

11. M Sarmuji: 0,8 persen

12. Hanindhito Pramono: 0,8 persen

13. Badrut Tamam: 0,6 persen

14. M Nur Arifin: 0,2 persen

15. Muhammad Fawait: 0,2 persen

16. Lainnya: 1,0 persen

Tidak menjawab/tidak tahu: 23,8 persen

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement