Senin 22 Aug 2022 08:15 WIB

Stasiun Gambir dan Senen Sediakan Layanan PCR

Layanan PCR beroprasi hingga pukul 22.00 WIB di Stasiun Gambir dan Senen.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Calon penumpang mengikuti layanan pemeriksaan Tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (3/5/21). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyediakan layanan tes PCR di Stasiun Pasar Senen dan Gambir untuk penumpang KA jarak jauh.
Foto: Antara/Galih Pradipta
Calon penumpang mengikuti layanan pemeriksaan Tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (3/5/21). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyediakan layanan tes PCR di Stasiun Pasar Senen dan Gambir untuk penumpang KA jarak jauh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyediakan layanan tes PCR di Stasiun Pasar Senen dan Gambir untuk penumpang KA jarak jauh. Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan jam operasional layanan tes PCR di Stasiun Gambir mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB dan di Stasiun Pasar Senen mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan biaya Rp 195 ribu berlaku 3x24 jam.

“Masyarakat khususnya calon penumpang yang akan melakukan tes PCR di stasiun wajib menunjukkan kode booking tiket dan membawa kartu identitas seperti KTP dengan hasil paling cepat delapan jam dari pengambil sampel,” kata Eva dalam pernyataan tertulisnya, Ahad (21/8/2022). 

Baca Juga

Eva mengimbau calon penumpang yang akan memanfaatkan layanan tes PCR di stasiun untuk mengatur waktu tes atau melakukan tes H-1 sebelum jadwal keberangkatan. Jika pada saat melakukan pemeriksaan di stasiun penumpang memiliki hasil positif maka tidak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan dan tiket dapat dibatalkan.

Ketentuan PCR wajib bagi calon penumpang KA jarak jauh yang belum melakukan vaksin booster atau baru vaksin pertama dan kedua. “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dapat melakukan pembatalan tiket,” tutur Eva. 

 

Eva memastikan KAI juga mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksin dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding. 

Eva menegaskan seluruh penumpang yang menggunakan jasa KA dipastikan telah memenuhi persyaratan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. “Tujuannya untuk tetap menjadikan perjalanan KA yang aman, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan,” jelas Eva.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement