Senin 01 Aug 2022 14:55 WIB

Dinkes: Positif Covid-19 di Sumut Bertambah Jadi 155.994 Kasus

Dinkes Sumut mencatat kasus positif Covid di wilayah itu bertambah jadi 155.994 kasus

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada murid saat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun di SD Negeri 060880, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. Dinkes Sumut mencatat kasus positif Covid di wilayah itu bertambah jadi 155.994 kasus
Foto: ANTARA/Fransisco Carolio
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada murid saat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun di SD Negeri 060880, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. Dinkes Sumut mencatat kasus positif Covid di wilayah itu bertambah jadi 155.994 kasus

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melaporkan kasus harian di daerah tersebut bertambah sebanyak 25 orang pada Ahad (31/7/2022). Sehingga akumulasinya naik menjadi 155.994 kasus positif Covid-19.

"Total kasus Covid-19 di Sumut hingga 31 Juli 2022 akumulasinya sebanyak 155.994 kasus," kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Sumut dr Nora Nasution.

Baca Juga

Nora menyebut 25 kasus baru Covid-19 itu didapati dari pemeriksaan 2.510 spesimen yang dilakukan per hari ini. "Total spesimen yang sudah diperiksa hingga hari ini sebanyak 3.726.482 spesimen," katanya.

Sementara itu, untuk kasus kesembuhan Covid-19 di Sumut bertambah sebanyak 19 orang, sehingga total akumulasi menjadi 152.245 kasus sembuh. Kemudian, untuk kasus kematian akibat Covid-19 di Sumut nihil penambahan sehingga totalnya masih bertahan di angka 3.264 orang.

 

Berdasarkan data tersebut, maka saat ini terdapat 485 kasus aktif atau pasien yang tengah menjalani perawatan dan isolasi akibat Covid-19. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19 meski sudah divaksinasi," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement