Kamis 21 Jul 2022 06:40 WIB

Pemkot Jaksel Bekali Wawasan 180 Remaja Pengurus Masjid

Ada berbagai kegiatan positif yang bisa dilakukan para remaja masjid.

Remaja masjid menyiapkan bantuan paket sembako yang akan dibagikan kepada warga (ilustrasi)
Foto: Republika/Edwin Putranto
Remaja masjid menyiapkan bantuan paket sembako yang akan dibagikan kepada warga (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKATA -- Pemerintah Kota Jakarta Selatan membekali wawasan 180 remaja pengurus masjid agar berkegiatan positif di tengah masyarakat. Plt Kasubag Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Kesra Jakarta Selatan Puji Astuti mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi agar para remaja pengurus masjid aktif melakukan kegiatan yang bermanfaat.

"Dalam kegiatan dengan motivator dari Bagian Kesra dan Dewan Masjid Indonesia Jakarta Selatan, peserta dimotivasi agar remaja pengurus masjid lebih mengaktifkan kegiatan," kata Puji di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Baca Juga

Puji menjelaskan ada berbagai kegiatan yang bisa dilakukan para remaja, seperti pengajian, marawis, bakti sosial dan sebagainya yang bersifat positif. Termasuk berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya karang taruna untuk melakukan kegiatan kemasyarakatan, seperti kerja bakti.

Puji menganggap bahwa remaja masjid merupakan pilar dan garda terdepan untuk membantu program pemerintah. Maka dari itu perannya sangat diperlukan dalam berbagai kegiatan. "Remaja masjid salah satu pilar bangsa dan juga garda terdepan dalam membantu keberhasilan jalannya program-program pemerintah. Dengan kegiatan itu remaja masjid dapat kembali bangkit dengan melakukan banyak kegiatan yang positif," tuturnya.

 

Sebelumnya, Polsek Tebet menggandeng karang taruna, orang tua hingga pihak sekolah guna mencegah tawuran antarkelompok remaja di kawasan Tebet termasuk Jalan KH Abdulah Syafei, Bukit Duri, Jakarta Selatan, karena kerap terjadi bentrokan di lokasi tersebut. "Kalau ada kumpul-kumpul info ya, langsung kami datangi. Kalau ada indikasi anak-anak mulai ramai, ada motor parkir banyak, sudah langsung kami jemput bola," ujar Kapolsek Tebet Kompol Chitya Intania di Jakarta, Selasa (19/7/2022).

Tak hanya itu, polisi juga melakukan sejumlah tindakan pencegahan lain seperti berpatroli saat jam rawan atau para pelajar pulang sekolah. Chitya melibatkan Satuan Reserse Kriminal, Intelkam hingga Bimbingan Masyarakat saat berpatroli di sejumlah titik seperti Stasiun Tebet, Terminal Manggarai hingga Jalan KH Abdulah Syafei, Bukit Duri.

Selain pengawasan, Chitya menuturkan polisi juga sering memberikan penyuluhan ke berbagai sekolah. Penyuluhan yang disampaikan terkait bahaya tawuran, penyalahgunaan narkoba, perundungan remaja, dan pemanfaatan media sosial.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement