REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengelola Agro Eduwisata Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, menyiapkan sebanyak 5.000 bibit Alpukat Cipedak untuk mewujudkan program nasional Kampung Hortikultura.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Iwan Indrianto, mengatakan, Alpukat Cipedak merupakan salah satu tanaman khas Jakarta. "Pada 2021, kita siapkan 10.000 bibit Alpukat Cipedak yang merupakan tanaman khas Jakarta. Dari jumlah itu 7.000 bibit diantarnya, sudah dikirim ke luar daerah, seperti Banten, Sumatera, dan daerah lain. Sisanya disebar di Jakarta," kata Iwan di Jakarta, Rabu (20/7/2022).
Iwan menambahkan, ia merasa bangga karena bibit Alpukat Cipedak yang merupakan produk khas Jakarta ini bisa ditanam di DKI untuk mendukung program Kampung Hortikultura. Dia juga mengatakan penyediaan 5.000 bibit Alpukat Cipedak ini hasil dukungan dari Kementerian Pertanian RI.
Nantinya bibit tanaman alpukat itu juga akan dibagikan ke warga secara gratis dalam rangka mendukung program Kampung Hortikultura. Seluruh pembibitan yang dilakukannya dari hasil okulasi.
"Karena dari proses perbanyakan atau pembibitan melalui okulasi itu baru bisa disertifikasi setelah tiga sampai empat bulan kemudian. Sehingga tahun 2022 ini produknya baru bisa diberikan pada akhir tahun atau awal 2023," ujar Iwan.




