Senin 27 Jun 2022 03:05 WIB

Harga Bawang Merah di Jayapura Naik Jadi Rp 80 Ribu per Kg

Itu terjadi sejak tingkat penyuplai yang memasok bawang merah dari Surabaya.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Pekerja menjemur bawang merah (ilustrasi). Harga bawang merah antarpulau di Jayapura mengalami kenaikan tajam hingga mencapai Rp 80.000/kg.
Foto: ANTARA/Anis Efizudin
Pekerja menjemur bawang merah (ilustrasi). Harga bawang merah antarpulau di Jayapura mengalami kenaikan tajam hingga mencapai Rp 80.000/kg.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Harga bawang merah antarpulau di Jayapura mengalami kenaikan tajam hingga mencapai Rp 80.000/kg.

"Kenaikan harga bawang merah itu terjadi dari tingkat penyuplai yang mendatangkan dari Surabaya, Jawa Timur," kata Burhan, salah satu pedagang di Pasar Hamadi Jayapura.

Baca Juga

Diakui Burhan, bawang merah antarpulau diambil dengan harga Rp65.000-Rp 70.000/kg. Namun, kondisinya masih kotor sehingga harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum dijual.

Ketika ditanya tentang bawang merah Arso, Burhan mengaku saat ini kosong. Sebelumnya harga bawang merah lokal yang berasal dari Arso biasanya dijual berkisar Rp 30.000-Rp 45.000/kg.

Selain harga bawang merah yang naik, harga cabai rawit juga masih tinggi yakni Rp 120.000/kg, sedangkan harga cabai padang Rp 60.000/kg, harga cabai besar Rp 70.000/kg dan tomat Rp 18.000/kg.

Harga bawang putih Rp 40.000/kg, harga buncis Rp 18.000/kg, harga kentang Rp 25.000/kg, harga wortel Rp 30.000/kg, harga kol Rp 20.000/kg, harga sawi putih Rp 25.000/kg.

Sementara itu harga buah-buahan relatif normal yakni semangka Rp 25.000/buah, harga melon Rp 20.000/buah, harga buah naga merah Rp 30.000/kg, harga pepaya Rp 10.000/ buah, harga jagung Rp 5.000/ tiga buah.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement