Kamis 23 Jun 2022 05:57 WIB

HUT ke-495 Jakarta, Warga Bersyukur Kepulauan Seribu Semakin Maju

Semoga Jakarta ke depan semakin jaya, maju kotanya, bahagia, dan sejahtera warganya.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Sejumlah aktivis dan warga menanam bibit bakau di perairan pantai Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (22/5/2021).
Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Sejumlah aktivis dan warga menanam bibit bakau di perairan pantai Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (22/5/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga Kabupaten Kepulauan Seribu bersyukur atas kemajuan Ibu Kota pada hari ulang tahun (HUT) ke-495 DKI Jakarta pada Rabu (22/6/2022). Berbagai doa dan harapan disampaikan warga Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, dalam menyambut HUT ke-495 Jakarta.

Salah satunya dilakukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, yang dipimpin Hermansyah. Dia menuturkan, pembangunan infrastruktur di Kepulauan Seribu semakin terdepan dan dipedulikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Dari berbagai layanan jemput bola yang diagendakan rutin berkeliling untuk memfasilitasi hak warga negara di Kepulauan Seribu, seperti pembuatan kartu tanda penduduk (KTP), pengurusan berkas perizinan, dan lain-lain. Di hampir semua pulau, sambung dia, pembangunan fasilitas infrastruktur, seperti tanggul dan dermaga juga terus dibenahi oleh pemerintah.

Baca: Yuk, Hari Ini Naik Bus Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta Gratis

 

Saat ini, Kepulauan Seribu sebagai objek pariwisata kembali ramai didatangi pengunjung lagi setelah dua tahun tidak ada aktivitas karena pandemi Covid-19. Hermansyah pun memanjatkan doa agar pada hari jadi ke-495 Jakarta, Kabupaten Kepulauan Seribu semakin membaik perekonomian hingga bahagia warganya.

"Yang pasti saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-495 untuk DKI Jakarta dan terima kasih kepada Pak Gubernur DKI Jakarta. Semoga Jakarta ke depan semakin jaya, maju kotanya, bahagia, dan sejahtera warganya," kata Hermansyah di Kabupaten Kepulauan Seribu, Rabu.

Pemuda Kepulauan Seribu bernama Juna menilai, dalam pengembangan 'Jakarta Kolaborasi', hendaknya tidak melulu berfokus terhadap kemajuan pembangunan infrastruktur. Pasalnya, yang diperlukan Kepulauan Seribu saat ini adalah pembangunan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, kelestarian, dan pemulihan sumber daya laut sebagai aset besar yang dimiliki Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, pembangunan berkelanjutan prolingkungan sebagai sumber penghidupan bagi kurang lebih dua juta jiwa. "Dengan mempertahankan kelestarian sumber daya laut DKI Jakarta akan dapat berdampak pada kemandirian dan kesejahteraan warga pesisir yang berkelanjutan hingga dinikmati generasi selanjutnya," kata Juna.

Baca: Rekor, Balapan Formula E di Jakarta Ditonton 13,4 Juta Pemirsa Televisi

Selain itu, Juna berharap, terus ada penambahan fasilitas pendidikan untuk generasi penerus Kepulauan Seribu, seperti transportasi hingga bangunan sekolah. Saat ini, hampir setiap pulau yang berpenduduk sudah berdiri sekolah dasar (SD) dan sekolah tingkat menengah (SMP).

Sayangnya, jumlah sekolah menengah atas (SMA) masih terbatas sehingga pelajar di Kepulauan Seribu harus menyeberang ke luar pulau untuk menuntut ilmu. Karena itu, menurut Juna, perlu ditambahkan pula sarana transportasi untuk para pelajar.

"Harapan kami, sekolah SMA terutama bisa ditambah tidak hanya ada di Kecamatan Utara tetapi ditambah juga di Kecamatan Selatan sehingga generasi kita mudah untuk mengejar mimpi dan pendidikan," katanya.

Doa dan harapan yang sama juga disampaikan dari warga Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Muhammad Ali Kurniawan (45). "Selamat ulang tahun ke-495 Kota Jakarta, saat ini pembangunan yang ada di Pulau Sabira, mulai pembangunan RPTRA Jaga Utara, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)," katanya.

Kemudian, pembangunan instalasi pengolahan air payau (brackish water reverse osmosis/ BWRO), instalasi pengolahan air laut (sea water reverse osmosis/SWRO), gerai anjungan tunai mandiri (ATM), dan gerai pangan serta transportasi akses Pulau Sabira sudah menggeliat. "Kami jadi merasa dekat dengan wilayah daratan Jakarta. Tidak lagi terisolasi, kami diperhatikan," ucap Ali.

Baca: Survei Poltracking: UAS Pendakwah Paling Disukai di Indonesia

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement