Rabu 22 Jun 2022 13:19 WIB

Mendag Borong Ayam, Cabai, Hingga Tomat di Pasar Klender

Zulhas memborong kue untuk awak media seharga Rp 60 ribu, dibayar Rp 200 ribu.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat menggelar sidak harga minyak goreng di Pasar Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022).
Foto: Istimewa
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat menggelar sidak harga minyak goreng di Pasar Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasokan dan harga minyak goreng curah sekaligus memborong dagangan para penjual di Pasar Klender, Jakarta Timur (Jaktim), Rabu (22/6/2022). Zulhas membeli ayam, tempe, cabai, kue jajanan pasar, hingga daging sapi saat memeriksa harga pangan di Pasar Klender.

Zulhas memborong lima ekor ayam yang dijual seharga Rp 38 ribu per ekor. Selain itu, ia juga membeli satu kilogram (kg) cabai merah keriting seharga Rp 90 ribu, satu kg cabai rawit merah Rp 120 ribu, dan satu kg tomat Rp 20 ribu.

Baca: Yuk, Hari Ini Naik Bus Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta Gratis

Ketua umum DPP PAN tersebut juga memborong kue jajanan pasar untuk awak media yang meliput,  daging sapi dua kg seharga Rp 150 ribu per kg. Zulhas bahkan melebihkan uang belanja dari harga yang seharusnya dibayar." Kue semuanya berapa? Rp 60 ribu? Ini saya tawar Rp 200 ribu aja ya," kata Zulhas membayar kue jajanan pasar melebihi harga di Pasar Klender, Jaktim, Rabu.

Zulhas mengatakan, saat ini, harga cabai keriting merah mulai turun dari yang sebelumnya Rp 120 per kg menjadi Rp 90 ribu per kg. Hal itu disebabkan intervensi yang dilakukan pemerintah dengan mendistribusikan cabai dari luar Pulau Jawa ke Jakarta.

Baca: Survei Poltracking: UAS Pendakwah Paling Disukai di Indonesia

Dia sempat berbincang dengan pedagang daging yang mengeluhkan omzet penjualannya merosot akibat naiknya berbagai komoditas pangan. "Penjualan menurun, karena harga-harga pada naik, orang jadi nggak beli daging dulu," kata salah satu pedagang daging bernama Ruyat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement