Rabu 15 Jun 2022 23:08 WIB

IPB Bentuk Satgas Pengendalian PMK Jelang Idul Adha

IPB membentuk Satgas Pengendalian PMK yang terdiri atas mahasiswa kedokteran hewan

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
IPB membentuk Satgas Pengendalian PMK yang terdiri atas mahasiswa kedokteran hewan. Ilustrasi.
Foto: ANTARA/Fauzan
IPB membentuk Satgas Pengendalian PMK yang terdiri atas mahasiswa kedokteran hewan. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Institut Pertanian Bogor (IPB) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk membantu tenaga medis memastikan persiapan sapi, kambing, dan domba menjelang Idul Adha 1443 Hijriah di wilayah Jabodebek. Mereka terdiri atas 198 mahasiswa kedokteran hewan.

Ketua Satgas Pengendalian PMK IPB yang juga Dekan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis Deni Noviana mengatakan ratusan mahasiswa kedokteran hewan itu sudah terbiasa melakukan pemantauan kesehatan hewan, sehingga diharapkan dapat membantu pengendalian PMK bagi pemerintah. "Jadi yang pertama mereka sebelum ke lapangan akan diberikan pelatihan dulu. Pelatihannya biasanya sekitar dua hari, bagaimana mereka terbiasa, mereka sih sebenarnya sudah terbiasa. Tapi tetap ada pelatihan dulu, setelah itu diterjunkan ke lapangan H-1," katanya dalam jumpa pers di Kafe Taman Koleksi IPB di Kota Bogor, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga

Deni menyampaikan 198 mahasiswa kedokteran hewan yang akan membantu pengendalian PMK di Jakarta, Kota dan Kabupaten Bogor, Depok dan Kota, serta Kabupaten Bekasi itu melakukan pemeriksaan klinis kesehatan hewan menjelang hari H Idul Qurban. Selanjutnya pada hari H bersama-sama tim pemantauan PMK dari pemerintah daerah, tim Satgas Pengendalian PMK IPB juga akan ikut penyembelihan hewan qurban.

Mereka juga akan memeriksa kelayakan daging dari hewan qurban yang baru saja dipotong, termasuk jeroan seperti hati dan lain-lain. "Setelah itu, jika dipastikan ada yang kurang baik itu biasanya disampaikan ke pengurus DKM kemudian nanti harus dipisahkan. Kalau dagingnya yang baik tentu bisa didistribusikan," ungkap Deni.

Menurutnya Satgas Pengendalian IPB bisa ditempatkan selama dua hari pada Hari Raya Idul Adha di daerah yang melaksanakan penyembelihan tidak hanya pada hari H. Mereka akan menyebar bukan hanya di rumah potong hewan (RPH), tetapi juga di masjid-masjid dan lokasi penyembelihan di lingkungan warga.

"Bukan di RPH, tapi kan pasti ada yang menyembelih di luar RPH. Jadi karena itu kita menugaskan mereka ke lapangan, di masjid tertentu biasanya ada penyembelihan," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement