Jumat 27 May 2022 09:53 WIB

Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Putra Sulung Ridwan Kamil

Putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz hilang terseret arus sungai Aare, Swiss

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini
Putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril, hilang terseret arus, saat berenang di sungai Aaree, Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022).
Foto: istimewa/doc keluarga
Putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril, hilang terseret arus, saat berenang di sungai Aaree, Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar, Ika Mardiah, semua ASN di Jabar diintruksikan untuk menggelar doa bersama untuk keselamatan putra sulung Ridwan Kamil. Hal itu menyusul hilangnya anak Ridwan Kamil yang bernama Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril karena terseret arus sungai Aare di Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss. 

Pelaksanaan doa bersama, kata Ika, akan digelar di dua masjid yakni, Masjid Al Muttaqin yang berada di dalam kawasan Gedung Sate dan Masjid Pusdai.

Baca Juga

"Insya allah doa bersama mendoakan keselamatan Eril akan digelar setelah sholat Jumat," ujar Ika kepada Republika.co.id, Jumat (27/5/2022).

Menurut Ika, selain di kedua masjir tersebut, semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan biro pun diminta untuk mendokan Eril.

"Ibu sekalian para kepala OPD dan biro kami mengajak utk hari jumat berkah ini bersama semua ASN Jawa Barat ikut mendoakan setelah Jumaatan hatur nuhun," katanya.

Sebelumnya, menurut keterangan salah satu Anggota Keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman, kronologs hanyutnya Eril berawal saat anak sulung Ridwan Kamil itu berenang di sungai Aaree, Bern bersama adik dan kawannya.  Saat ingin naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras yang sebelumnya sempat mendapat bantuan dari kawannya. 

"Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss dengan kondisi cuaca cerah," ujar Elpi dalam keterangan resminya.

Keluarga, kata dia, saat itu sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah untuk Eril yang akan melanjutkan ke jenjang S2.  Sementara saat kejadian, Ridwan Kamil sedang berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemprov Jawa Barat. 

Kondisi Eril saat ini, kata dia, masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss. Namun pencarian dihentikan sementara karena hari sudah mulai gelap dan rencananya akan dilanjutkan esok pagi. 

"Hingga informasi ini disampaikan, pencarian sudah berjalan 6 jam (26 Mei jam 23  WIB) dan kami berharap Eril dapat ditemukan segera dalam keadaan sehat," katanya.

Baca juga : Putra Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Saat Berenang di Sungai

Menurutnya, Ridwan Kamil langsung menyusul ke Swiss setelah menerima kabar musibah tersebut dan saat ini telah bertemu dengan keluarga di sana. 

"Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari pihak kedutaan besar Indonesia di Swiss maupun kepolisian setempat yang terus berupaya mencari keberadaan Emmeril," katanya.

"Kami mohon doa agar Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan baik. Dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat," imbuh Elpi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement