Rabu 18 May 2022 17:34 WIB

Bersiaplah! Lomba Lari Rinjani 100 K Digelar 3-5 Juni 2022

Rinjani 100 K sempat tertunda dua tahun karena pandemi Covid-19.

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) berada di Taman Wisata Pusuk Sembalun, Sembalun Bumbung, Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Jumat (5/4/2020). Kawasan Sembalun yang berada di bawah kaki Gunung Rinjani itu menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Nusa Tenggara Barat. Bersiaplah! Lomba Lari Rinjani 100 K Digelar 3-5 Juni 2022
Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) berada di Taman Wisata Pusuk Sembalun, Sembalun Bumbung, Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Jumat (5/4/2020). Kawasan Sembalun yang berada di bawah kaki Gunung Rinjani itu menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Nusa Tenggara Barat. Bersiaplah! Lomba Lari Rinjani 100 K Digelar 3-5 Juni 2022

REPUBLIKA.CO.ID, PRAYA -- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar lomba lari internasional Rinjani 100 K yang akan mengambil start di Sembalun dan Belanting pada 3-5 Juni 2022 setelah sebelumnya sempat tertahan pelaksanaannya.

"Memang benar. Lomba lari internasional Rinjani 100 K itu akan berlangsung 3-5 Juni nanti," kata Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Bupati Lombok Timur memantau langsung kesiapan panitia dan menekankan kepada semua OPD untuk mendukung penuh kegiatan tersebut, baik dari segi fasilitas mulai toilet portable, tenda, dan fasilitas pendukung lainnya.

"Banyak peserta yang akan ikut dalam kegiatan ini. Saya berharap semua elemen dapat dilibatkan. Mulai dari gerakan Pramuka, PMI, KONI, organisasi wanita, hingga masyarakat setempat," katanya.

Lomba lari Internasional ini, lanjut dia, sangat strategis dalam mendukung promosi pariwisata Lombok Timur karena melibatkan banyak peserta, tidak hanya secara nasional tetapi hingga internasional. "Ini bisa menjadi ajang promosi pariwisata di Lombok Tengah pasca pandemi Covid-19. Perekonomian masyarakat kami harapkan juga ikut meningkat. Makanya harus disiapkan dengan baik," katanya.

Rinjani 100 K tahun ini adalah penyelenggaraan ketujuh dengan jumlah peserta yang telah mendaftar (per 17 Mei) mencapai lebih dari seribu orang. Ajang ini sempat tertunda dua tahun karena pandemi Covid-19.

Ada lima kategori dalam ajang ini, yaitu 162 Km, 119 Km dan 75 Km yang dimulai di Belanting dan berakhir di Sembalun. Sedangkan kategori 36 Km dan 27 Km start dan finish di Sembalun.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement