Senin 02 May 2022 06:50 WIB

Tangan Seorang Kakek di Tasikmalaya Hancur Akibat Ledakan Petasan

Tangan kakek yang terkena ledakan petasan berpotensi diamputasi.

Rep: Bayu Adji/ Red: Muhammad Hafil
 Tangan Seorang Kakek di Tasikmalaya Hancur Akibat Ledakan Petasan. Foto:  Menyulut petasan, salah satu ritual penting dalam perayaan Tahun Baru Cina (ilustrasi)
Foto: AP PHOTO
Tangan Seorang Kakek di Tasikmalaya Hancur Akibat Ledakan Petasan. Foto: Menyulut petasan, salah satu ritual penting dalam perayaan Tahun Baru Cina (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,TASIKMALAYA -- Seorang kakek warga Kelurahan Setiawargi, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, menjadi korban ledakan petasan saat malam takbiran, Ahad (1/5/2022). Tangan kakek itu hancur akibat ledakan petasan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Titie Purwaningsari, mengatakan, korban bernama Entis Sutisna (50 tahun) dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soekardjo dalam keadaan sadar. Namun, tangan korban hancur akibat ledakan petasan.

Baca Juga

"Sekarang pasien dalam kondisi menunggu operasi, karena tidak bisa penanganan biasa karena banyak jaringan yang rusak. Kami sedang siapkan kamar operasi dan dokternya," kata dia saat dihubungi Republika, Ahad malam.

Menurut dia, ada kemungkinan tangan pasien harus diamputasi. Namun, untuk memastikannya, pihaknya harus menunggu pemeriksaan lanjutan dari dokter.

"Mudah-mudahan enggak (amputasi), tapi nanti yang tahu kondisinya dokter spesialisnya," kata Titie.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi ketika Entis mengasuh cucunya saat malam takbiran. Ketika itu, ia dimintai tolong oleh cucunya untuk bermain petasan.

Petasan itu dipegang oleh tangannya dan dinyalakan. Ketika sudah berhenti, Entis menggoyang-goyangkan petasan itu. Namun, petasan itu meledak di tangannya.

Sementara itu, Entis mengaku kejadian itu bermula ketika dirinya melihat bekas petasan yang meledak. Ketika itu, ia berinisiatif mengambil dan hendak membuang petasan itu. Tahunya, petasan itu meledak di tangannya.

"Saya kaget. Saya tidak tahu tadi siapa yang memasang," kata dia kepada wartawan.

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement