Kamis 28 Apr 2022 04:47 WIB

Cat Cendaya Kayu dan Besi Digunakan untuk Pengecatan RPTRA di Jakarta

Mowilez meraih penghargaan karena konsisten memproduksi cat ramah lingkungan.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Sejumlah bocah bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Si Pitung yang wahana permaiannya dicat warna-warni di kawasan Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, Selasa (15/3/2022).
Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Sejumlah bocah bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Si Pitung yang wahana permaiannya dicat warna-warni di kawasan Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, Selasa (15/3/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsisten memproduksi cat ramah lingkungan, membuat PT Mowilex Indonesia (PT Mowilex) meraih penghargaan di ajang Brand Choice Award. CEO PT Mowilex Indonesia, Niko Safavi, merasa sangat bangga bahwa lini cat kayu produksi perusahaan mendapatkan apresiasi positif.

Penghargaan tersebut merupakan sebuah pijakan bagi Mowilex untuk berkomitmen memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Dia menyebut, perusaahan memproduksi cat dan pelapis kayu Mowilex sejak 1970 dan menjadi yang pertama yang memproduksi pelapis kayu berbahan dasar air.

"Tentunya hal ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi perusahaan. Cat pelapis Mowilex, yaitu Woodstain telah dipercaya oleh banyak perajin ukiran kayu dan produsen furniture di seluruh penjuru Indonesia atas formulanya yang mampu meningkatkan estetika kayu sekaligus melindunginya," kata Niko dalam siaran di Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Varian cat kayu terbaru, yaitu cendana kayu dan besi, baru-baru ini juga bekerja sama dengan salah satu organisasi nirlaba dan melakukan proyek pengecatan ulang pada beberapa ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di wilayah DKI Jakarta. Hal itu karena formula cat yang aman tanpa timbal.

Menurut Niko, timbal merupakan zat yang sering ditemukan pada cat dan sangat berbahaya jika terhirup, keracunan kadar timbal yang tinggi berisiko kejang, sakit kepala, ensefalopati, peningkatan tekanan di dalam tengkorak, delirium (gangguan mental yang ditandai oleh halusinasi) hingga koma.

Direktur Marketing PT Mowilex Indonesia, Anna Yesito Wibowo menyampaikan, pihaknya menerapkan visi dan misi sebagai perusahaan beretika yang ingin memberikan dampak baik bagi masyarakat. "Karena itu telah menjadi DNA Mowilex untuk melakukan praktik bisnis bertanggung jawab dan hal ini yang menjadi dasar atau acuan baik dalam membuat sebuah produk, program atau strategi yang kami lakukan di Mowilex."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement