Kamis 24 Mar 2022 16:27 WIB

Minat Vaksin Booster di Kota Bogor Masih Normal

Capaian vaksinasi booster hingga Rabu (23/3) mencapai 17,31 persen dari target.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Andi Nur Aminah
Warga menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster (ilustrasi)
Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Warga menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Menyusul perbaikan situasi pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Pusat mewajibkan masyarakat yang hendak mudik untuk sudah divaksin booster. Seiring dengan aturan tersebut, di Kota Bogor belum terlihat ada peningkatan minat vaksin booster di tengah masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan belum adanya peningkatan minat terhadap vaksin booster, diperkirakan karena aturan tersebut baru berlaku satu hari. “Kebijakan baru satu hari ya. Belum terlihat tren peningkatan minatnya,” kata Erna kepada Republika.co.id, Kamis (24/3).

Baca Juga

Lebih lanjut, Erna mengatakan, saat ini pihaknya telah menggelar vaksinasi baik dosis satu, dosis dua, dan booster di 25 puskesmas dan sentra vaksin Dinkes se-Kota Bogor. Seperti yang dilaksanakan di pusat perbelanjaan.

Terkait penambahan sentra vaksin sebagai antisipasi meningkatnya minat vaksin booster, Erna mengaku hal tersebut akan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada. Berdasarkan data dari Dinkes Kota Bogor, capaian vaksinasi booster hingga Rabu (23/3) mencapai 17,31 persen dari target vaksinasi. “Mengikuti ketersediaan vaksin ya. Saat ini masih digelar di 25 puskesmas dan sentra vaksin Dinkes,” ujarnya.

 

Salah seorang warga Kota Bogor, Afdalul Ikhsan (32 tahun) mengaku segera mencari sentra vaksinasi booster. Sebab, ia akan segera pulang kampung ke Pulau Bali di pertengahan Ramadhan nanti.

Sebelumnya, ia belum berminat untuk menerima vaksin booster meski jadwalnya di aplikasi PeduliLindungi telah keluar. Begitu pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan terkait mudik dengan vaksin booster, pria yang tinggal di Kecamatan Tanah Sareal ini langsung mencari info dimana vaksin booster Kota Bogor digelar. “Gara-gara (aturan) ini mau pulang kampung jadi ribet. Tapi saya besok langsung mau cari vaksin deh,” tuturnya.

Sementara itu, warga lain bernama Lila (38 tahun) belum memiliki rencana untuk mudik dalam waktu dekat. Kendati demikian ia tengah mencari sentra vaksinasi booster dengan vaksin jenis Pfizer di Kota Bogor.

Menurutnya, vaksin booster merupakan kewajiban sehingga dia memang berniat mencari sentra vaksin untuk segera divaksin booster. Meski belum memiliki rencana untuk mudik dalam waktu dekat.

“Sama sekalian jaga-jaga aja kalau memang boleh mudik. Kan aman buat keluarga di sama kalau sudah booster,” tuturnya.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement