Sabtu 12 Mar 2022 22:01 WIB

Pemkot Depok Kembali Buka Sekolah Pra Nikah, Wujudkan Keluarga Harmonis 

Sekolah Pra Nikah juga merupakan upaya Pemkot Depok menekan angka perceraian.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Fuji Pratiwi
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok kembali membuka Sekolah Pra Nikah. Perhelatan yang dilakukan secara daring sang tatap muka yang berlangsung di Balai Kota Depok diikuti 50 remaja Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (12/3/2022).
Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok kembali membuka Sekolah Pra Nikah. Perhelatan yang dilakukan secara daring sang tatap muka yang berlangsung di Balai Kota Depok diikuti 50 remaja Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (12/3/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok kembali membuka Sekolah Pra Nikah. Perhelatan yang dilakukan secara daring sang tatap muka yang berlangsung di Balai Kota Depok diikuti 50 remaja Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (12/3/2022).

Bunda Generasi Berencana (GenRe) Kota Depok, Elly Farida, memberikan motivasi kepada peserta Sekolah Pra Nikah (SPN) angkatan ke-19. Menurutnya, SPN patut diikuti warga berusia remaja untuk penguatan ketahanan keluarga.

Baca Juga

"SPN adalah salah satu terobosan Pemerintah Kota Depok untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang mampu membangun rumah tangga luar biasa," ujar istri Wali Kota Depok, Mohammad Idris ini.

Menurut Elly, dalam merajut bahtera rumah tangga harus memiliki tujuan bersama yang ingin dicapai. Ada empat tujuan yang harus dipedomani yaitu pernikahan adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dan mengamalkan ajaran Rasulullah SAW.

Kemudian, membangun keluarga harmonis, sakinah, mawaddah wa rahmah (samawa). Menciptakan ketenangan, kenyamanan, dan kedamaian hidup ,serta mencegah dari penyimpangan seksual dan perzinaan yang menimbulkan banyak masalah. "Sekolah Pra Nikah juga merupakan upaya bersama, khususnya Pemkot Depok dalam menekan angka perceraian," jelasnya.

Lanjut Elly, Sekolah Pra Nikah sama dengan sekolah pada umumnya. Program ini memiliki lima kurikulum pembelajaran yang akan dibekali kepada peserta. "Ada ilmu tentang agama, psikologi, kesehatan, manajemen keuangan dan sosial budaya. Semua kurikulum ilmu ini penting dipelajari untuk menyempurnakan diri mewujudkan keluarga bahagia," terangnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement