Selasa 08 Mar 2022 16:49 WIB

Asita Tawarkan Beragam Paket MotoGP Mandalika

Kamar yang tersedia di Lombok masih cukup banyak bagi yang ingin menonton MotoGP.

Foto udara kompleks salah satu hotel di Kuta Beach Park the Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulawesi Selatan menyiapkan beragam tawaran paket untuk menyukseskan pelaksanaan MotoGP di Sirkut Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, 18-20 Maret 2022.
Foto: ANTARA/AHMAD_SUBAIDI
Foto udara kompleks salah satu hotel di Kuta Beach Park the Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulawesi Selatan menyiapkan beragam tawaran paket untuk menyukseskan pelaksanaan MotoGP di Sirkut Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, 18-20 Maret 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulawesi Selatan menyiapkan beragam tawaran paket untuk menyukseskan pelaksanaan MotoGP di Sirkut Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, 18-20 Maret 2022. Ketua DPD Asita Sulsel Didi Leonardo Manaba mengatakan pihaknya bahkan siap menawarkan tiket masuk hingga akomodasi bagi masyarakat yang memang hanya ingin menonton ajang balap motor terbesar itu.

"Kita siapkan paket wisata bagi mereka yang tidak hanya datang untuk menonton, namun sekaligus memanfaatkannya untuk berwisata bersama keluarga," katanya, Selasa (8/3/2022).

Baca Juga

"Sementara bagi masyarakat yang hanya bertujuan menyaksikan balap MotoGP, juga kita siapkan. Intinya kami akan menyiapkan apa saja untuk momentum ini," lanjut dia.

Ia menjelaskan, kamar yang tersedia di Lombok, juga masih cukup banyak sehingga masyarakat bisa memiliki alternatif tergantung kesanggupan.

"Sejak awal, kita pantau secara online memang sudah full. Namun kami mendapatkan informasi ternyata masih tersedia kamar hingga ribuan dengan beragam harga, ini tentu menjadi peluang untuk kita tawarkan," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi, mengatakan kamar penginapan yang masih kosong dari pemesanan ini terdiri dari hotel bintang sebanyak 1.191 kamar, melati (972 kamar), villa (396 kamar), bungalo (958 kamar), homestay (1.203 kamar), Rusun (245 kamar), camping ground (2.420 kamar) dan Sarhunta 110 kamar.

Yusron merincikan, untuk Kota Mataram terdapat 576 kamar yang masih kosong. Terdiri dari hotel bintang, melati, homestay, dan rusun. Untuk tarifnya rata-rata per kamar dijual Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1,5 juta per malam.

Sementara di kawasan wisata Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, terdapat 283 kamar yang masih kosong. Rata-rata di tempat ini kamar penginapan dijual dengan harga Rp 200 ribu sampai Rp 2 juta per malam.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement