Senin 28 Feb 2022 16:57 WIB

Sempat Macet Panjang, Sistem Buka-Tutup Menuju Puncak Kini Diberlakukan

Sistem buka-tutup diberlakukan di jalur menuju Puncak dari Cianjur.

Petugas Sat Lantas Polres Bogor mengarahkan kendaraan wisatawan saat penyekatan kendaraan ganjil genap di jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/2/2022). Demi mencegah kepadatan kendaraan wisatawan di jalur wisata Puncak saat libur Isra Miraj,  sistem buka-tutup diterapkan di jalur menuju Puncak dari Cianjur.
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Petugas Sat Lantas Polres Bogor mengarahkan kendaraan wisatawan saat penyekatan kendaraan ganjil genap di jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/2/2022). Demi mencegah kepadatan kendaraan wisatawan di jalur wisata Puncak saat libur Isra Miraj, sistem buka-tutup diterapkan di jalur menuju Puncak dari Cianjur.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Polres Cianjur, Jawa Barat, memberlakukan sistem buka-tutup jalur menuju Puncak dari Cianjur, sebagai upaya antisipasi macet total. Rekayasa arus lalu lintas, termasuk mengarahkan pengendara dengan tujuan Bogor ke sejumlah jalur alternatif, juga dilakukan.

Berdasarkan pantauan sejak satu hari sebelumnya, antrean panjang kendaraan dengan tujuan Bogor sempat terlihat Ahad (27/2/2022) petang hingga Senin (28/2/2022) pagi. Sebagian besar pengendara terjebak macet total hingga belasan jam, meski petugas sempat melakukan sistem buka tutup jalur.

Baca Juga

Tidak sedikit dari pengendara yang memilih untuk beristirahat di pinggir jalan atau rest area yang banyak terdapat di sepanjang jalur Puncak-Cipanas. Berharap antrean kendaraan segera mencair, mereka mendapati hingga Senin pagi antrean masih terjadi menuju arah Bogor.

"Saya sudah terjebak selama 15 jam di jalur Puncak," kata pengendara asal Jakarta Selatan, Andri.

Menurut Andri, keluarganya hendak pulang ke Jakarta setelah menikmati liburan di wilayah Cipanas. Ia tidak menyangka kalau libur panjang akhir pekan kali ini, Puncak akan macet total.

"Saat berangkat arus masih normal," ujarnya.

Hal senada terucap dari pengendara asal Kecamatan Pacet, Reva (34) yang baru sampai ke rumahnya setelah terjebak selama 12 jam di jalur Puncak. Ia sudah berusaha melalui jalur alternatif di kawasan Puncak menuju Cipanas yang ternyata sama-sama padat.

"Sama saja, ketika diarahkan ke jalur alternatif dari Cisarua menuju Cipanas, kami kembali ke jalur utama karena macet total. Untuk bergerak sejauh satu kilometer dibutuhkan waktu 4 jam, setelah beberapa tahun, baru kali ini macet separah ini di Puncak," katanya.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom, mengatakan untuk mengantisipasi kembali terjadinya macet total, pihaknya akan memberlakukan sistem buka tutup menuju arah Puncak mulai dari Pertigaan Lampu Gentur-By Pass, Cianjur. Rekayasa arus lalu lintas juga akan dilakukan di tempat lain.

"Sifatnya situasional, ketika terjadi antrean panjang dengan laju tersendat, kami akan menutup jalur menuju Puncak mulai dari Cianjur. Jalur akan kembali dibuka setelah antrean mencair, untuk siang ini, tidak terlihat antrian di wilayah hukum Cianjur," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement