Jumat 25 Feb 2022 00:37 WIB

IPDN Ajak Gibran Rakabuming Bahas Inovasi Percepatan Pemulihan Ekonomi Daerah

IPDN bersama empat kepala daerah bahas inovasi pemulihan ekonomi.

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Bayu Hermawan
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Foto: Pemkot Solo
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bersama empat kepala daerah membahas upaya dan inovasi percepatan pemulihan ekonomi daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membahas sejumlah upaya yang telah dia lakukan dalam rangka meningkatkan pemulihan ekonomi di daerahnya.

"Semoga ini dapat menambah insight baru bagi para praja, ASN dan audiens terkait potensi-potensi daerah dari keempat wali kota dan bupati yang akan hadir disini, juga terkait inovasi-inovasi yang dilakukan masing-masing pimpinan daerah di dalam menghadapi pandemi Covid-19 serta upaya percepatan pemulihan ekonomi yang dilakukannya," kata Rektor IPDN, Hadi Prabowo, pada kegiatan Stadium General Sesi II dalam rangka menyambut Dies Natalis IPDN ke-66 di Jatinangor, Jawa Barat, Kamis (24/2).

Baca Juga

Hadi mengungkapkan, keberhasilan pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional 2021 sebesar 3,69 persen dipengaruhi oleh sejumlah hal. Di antaranya, yakni keberhasilan dalam pengendalian penanganan Covid-19 secara nasional dan tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi.

"Serta kebijakan stimulus dari pemerintah, juga sinergitas beberapa otoritas di dalam pemantapan stabilitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi," tutur Hadi.

Karena itu Hadi mengundang pimpinan-pimpinan daerah yang dia nilai memiliki prestasi yang terkait dengan pertumbuhan ekonomi selama pandemi. Dia mengundang sejumlah kepala daerah, yakni Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto; Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka; Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo; dan Bupati Batu Bara, Zahir.

Hadi menjelaskan, Makassar pada tahun 2021 mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 4,65 persen. Sedangkan Solo, Batu Bara, dan Gorontalo di tengah pandemi juga masih bisa mempertahankan ekspornya.

"Kita lihat kemampuan ekspor di Solo mencapai 15,57 persen, Batu Bara 13,71 persen dan Gorontalo 10,97 persen. Ketiga daerah ini memiliki kemampuan yang baik dalam mempertahankan ekspornya di tengah pandemi," kata Hadi.

Menurut Hadi, ekonomi merupakan hal yang penting untuk kemajuan daerah, baik kaitannya terhadap capaian RPJMD maupun kontribusi capaian target RKP maupun RPJMN. Dengan capaian pertumbuhan ekonomi yang sudah sesuai dengan proyeksi pemerintah, harus ada usaha untuk lebih mendorong kemajuan Indonesia.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Solo yang hadir secara daring menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan pemulihan ekonomi. Menurut Gibran, Kota Solo terus bergerak membentuk kota tangguh yang berbasis kearifan dan potensi lokal, kebut vaksinasi, dan kebut pemulihan ekonomi.

"Kebut vaksinasi melalui berbagai kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan, TNI Polri dan lain sebagainya. Percepatan vaksinasi, pemasifan testing, tracing, dan treatment serta pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu membentuk herd imunity yang tentunya akan berdampak kepada pemulihan ekonomi," jelas Gibran.

Selain itu, pihaknya juga menggelontorkan dana bantuan sosial dari dana APBD yang memang dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Selain itu, pemerintah Kota Solo juga memberikan bantuan ponsel untuk membantu proses pembelajaran online dimasa pandemi.

"Selain itu pemkot juga meluncurkan UMKM digital dan pembayaran non tunai di 44 pasar tradisional dan modern," ujar Gibran.

Sementara itu, Bupati Gorontalo memaparkan terkait desain skenario massa Covid-19 yang daerahnya implementasikan. Menurut Nelson, desain skenario yang pihaknya lakukan adalah melalukan pemulihan ekonomi dengan cara pertanian terpadu dan UMKM, pengembangan kesehatan, serta transformasi birokrasi/pemerintahan transformatif.

Bupati Batu Bara juga menyampaikan salah satu upaya pemulihan ekonomi daerah yakni dengan membangun dan memfasilitasi UMKM daerah. “Kami membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu, rumah produksi bersama klaster cabai merah, memfasilitasi pemasaran produk UMKM serta menggandeng BUMDes untuk menjalin kemitraan dengan pelaku koperasi dan UMKM," katanya.

Lalu untuk Kota Makassar, Ramdhan Pomanto beserta jajarannya melakukan sejumlah inovasi, seperti 5.000 startup Lorong, 5.000 lorong wisata, incubator center, makassar virtual economic center, 1,5 juta QR code penduduk, dan 300.000 QR code rumah.

Selain kegiatan stadium general yang dilaksanakan selama dua hari ini, IPDN akan melaksanakan kegiatan vaksin massal di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, dan Kota Semarang pada tanggal 26-28 Februari 2022. Kegiatan vaksinasi massal yang bekerja sama dengan TNI AL ini masih merupakan kegiatan dalam rangkaian dies natalis IPDN ke-66.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement