Jumat 04 Feb 2022 13:47 WIB

Petugas Keamanan RS di Bandung Cabuli Anak Pasien

Pelaku dan korban berkenalan saat korban mengantar sang ibu berobat dan dirawat di RS

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Agus raharjo
Ilustrasi Pencabulan
Foto: Foto : MgRol_94
Ilustrasi Pencabulan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Petugas keamanan salah satu rumah sakit di Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung berinisial AW (40 tahun) nekat mencabuli anak di bawah umur yang merupakan anak dari salah seorang pasien yang tengah dirawat. Pelaku mencabuli korban hingga 5 kali, salah satunya dilakukan di area rumah sakit.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan pengungkapan pencabulan yang dilakukan petugas keamanan terhadap anak di bawah umur terjadi saat kakak korban memeriksa telepon genggam yang dimiliki korban. Terdapat pesan singkat antara pelaku dan korban yang dinilai tidak senonoh hingga akhirnya terungkap.

Baca Juga

"HP korban dicek oleh kakaknya kok banyak chat tidak senonoh, kakaknya curiga tanya ke orang tua disampaikan dan komunikasi ke kepolisian dan bisa ditangkap," ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jumat (4/2/2022).

Ia melanjutkan pelaku bekerja sebagai salah seorang petugas keamanan di salah satu rumah sakit di Kota Bandung. Pelaku mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang dan bujuk rayu.

 

"Dilakukan sudah lima kali terhadap korban dengan modus mengiming-imingi sehingga anak ikut terhanyut," katanya. Pelaku melakukan aksi pencabulan di berbagai tempat yaitu tempat kontrakan dan bangsal rumah sakit.

Ia mengatakan pelaku mengenal korban saat korban tengah mengantarkan orang tuanya untuk dirawat di rumah sakit. Selanjutnya pelaku membujuk rayu korban hingga akhirnya dicabuli di saat orang tua korban sedang dirawat.

Pelaku AW mengaku sudah berpacaran dengan korban kurang lebih sebulan. Ia mengenal korban saat mengantarkan orang tuanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena sakit.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement