Rabu 02 Feb 2022 14:28 WIB

Polisi Identifikasi Lima Jenazah Korban Pembakaran Karaoke

Tim DVI Mabes Polri mengidentifikasi kembali lima jenazah pembakaran karaoke Doubel O

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Kondisi bangunan yang terdampak bentrokan antar dua kelompok warga di Kota Sorong, Papua Barat. Tim DVI Mabes Polri mengidentifikasi kembali lima jenazah pembakaran karaoke Doubel O.
Foto: AP/AP
Kondisi bangunan yang terdampak bentrokan antar dua kelompok warga di Kota Sorong, Papua Barat. Tim DVI Mabes Polri mengidentifikasi kembali lima jenazah pembakaran karaoke Doubel O.

REPUBLIKA.CO.ID, SORONG - Tim DVI Mabes Polri mengidentifikasi kembali lima jenazah pembakaran karaoke Doubel O dalam pertikaian dua kelompok warga di Kota Sorong, Papua Barat, pada 25 Januari 2022. Sebelumnya Tim DVI telah mengidentifikasi lima jenazah sehingga total 10 dari 17 jenazah korban pembakaran karaoke Doubel O yang terindentifikasi oleh kepolisian.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan pihaknya telah berhasil mengidentifikasi 10 dari 17 jenazah korban pembakaran karaoke Doubel O di Kota Sorong. "Masih ada tujuh jenazah korban pembakaran karaoke Doubel O yang dalam proses identifikasi," katanya di Sorong, Rabu (2/2/2022).

Baca Juga

Ketujuh jenazah korban tersebut mengalami luka bakar yang berat sehingga memeriksa DNA keluarga korban dan masih menunggu hasilnya. Kabid Dokes Polda Papua Barat Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugraha mengatakan lima jenazah yang baru terindentifikasi adalah jenazah dengan kode antemortem 017 atas Ananim Lovalia asal Jawa Barat. Korban terindentifikasi berdasarkan pemeriksaan gigi, catatan medis, dan properti milik korban.

Jenazah berikutnya dengan nomor antemortem 011 atas nama Ridwan Dodo asal Kota Sorong. Korban terindentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti milik korban. Selanjutnya jenazah dengan nomor antemortem 001 atas nama Widyanti Arista Anuggrah asal provinsi Sulawesi Selatan. Korban terindentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti milik korban.

Jenazah keempat dengan nomor antemortem 006 atas nama Nur Kalsum asal Provinsi Sulawesi Selatan. Korban terindentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti milik korban. Jenazah kelima dengan nomor antemortem 012 atas nama Arum Ainun Yakin asal Bandung provinsi Jawa Barat. Korban terindentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti milik korban. Bambang menambahkan masih ada tujuh korban yang masih dalam proses identifikasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement