Kamis 30 Dec 2021 20:38 WIB

Tingkat Hunian Hotel di Lampung Belum Meningkat

Belum meningkatnya tingkat hunian hotel akibat adanya pembatasan perayaan tahun baru.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Kamar hotel (ilustrasi). Tingkat hunian hotel di Lampung belum meningkat jelang tahun baru.
Foto: EPA
Kamar hotel (ilustrasi). Tingkat hunian hotel di Lampung belum meningkat jelang tahun baru.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Lampung Lekat Rahman mengatakan, tingkat hunian hotel di daerahnya belum mengalami peningkatan signifikan dalam sepekan terakhir menjelang perayaan Tahun Baru 2022.

"Untuk okupansi hotel belum ada peningkatan karena masih melihat kondisi. Kalau dikondisi normal biasanya satu pekan sebelum Tahun Baru pesanan kamar sudah penuh," ujar Rahman, Kamis (30/12).

Baca Juga

Ia mengatakan, belum meningkatnya tingkat hunian hotel menjelang Tahun Baru tersebut akibat adanya pembatasan perayaan malam pergantian tahun. "Karena perayaan tahun baru dan gala dinner ditiadakan, jadi memang masih landai untuk tingkat hunian hotel sepekan ini. Yang ada hanyalah pemesanan untuk dinner terbatas," kata Rahman.

Menurutnya, saat musim libur Tahun Baru pada kondisi normal sektor perhotelan biasa mengandalkan acara perayaan untuk meningkatkan tingkat hunian hotel. "Memang kita mengandalkan pesta perayaan untuk meningkatkan tingkat hunian. Tetapi untuk melihat secara rinci meningkat tidaknya hunian, baru bisa di pastikan pada malam Tahun Baru, sebab biasanya masyarakat banyak yang memesan kamar menjelang malam pergantian tahun," ucap Rahman.

 

Dia menjelaskan, perhotelan di Lampung yang sempat terkendala akibat pandemi Covid-19 mengalami peningkatan tingkat hunian saat pelaksanaan acara Muktamar ke-34 NU. "Kita terbantu bisa naik occupancy hotel karena ada Muktamar NU, sebab saat libur Natal pun kenaikan tidak signifikan," katanya.

Menurut Rahman, meski tingkat hunian hotel di daerahnya belum menunjukkan peningkatan secara signifikan sektor perhotelan di Lampung, akan tetap mematuhi semua anjuran pemerintah untuk mencegah persebaran Covid-19. "Kita tetap ikuti aturan pemerintah untuk meniadakan beberapa acara, sebab semakin cepat Covid-19 terkendali semakin cepat pula ekonomi pulih dan hotel bisa bangkit," ujarnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement