Selasa 23 Nov 2021 00:35 WIB

2022, Vaksinasi Rotavirus Digulirkan di DKI, Bali, NTB

Vaksinasi Rotavirus mencegah diare dengan dehidrasi berat pada bayi.

Petugas memberikan vaksin polio dengan cara diteteskan ke mulut bayi saat berlangsung imunisasi di Posyandu Kuta Alam, Banda Aceh, Aceh, Selasa (2/2/2021). Vaksin Rotavirus juga diberikan dengan cara diteteskan ke mulut bayi.
Foto:

Berdasarkan data Indonesian Rotavirus Surveillance Network (IRSN) tahun 2016, menurut Maxi, sekitar 45 hingga 60 persen diare di Indonesia disebabkan oleh Rotavirus. Mengutip hasil studi, Maxi mengatakan, sanitasi tidak memiliki pengaruh terhadap terjadinya diare karena Rotavirus, sehingga vaksin merupakan upaya utama untuk mencegah diare karena rotavirus.

"Saat ini, ada 114 negara telah memasukkan vaksin Rotavirus dalam program imunisasi, karena itu Pak Menteri Kesehatan minta kita mulai tahun depan dengan imunisasi antigen yang baru ini (Rotavirus)," katanya.

Maxi mengatakan, program imunisasi Rotavirus akan kembali diperluas pada 2023 ke daerah lain dengan prevalensi tinggi penyakit diare sesuai dengan hasil kajian epidemiologi dan menggunakan vaksin produksi PT Bio Farma. Setahun setelahnya, vaksin Rotavirus akan diberikan secara nasional.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement