Selasa 02 Nov 2021 01:45 WIB

Jalan Amblas di Sholeh Iskandar Ditutup untuk Mobil

Penutupan jalan untuk mengantisipasi terjadi longsoran tanah yang lebih parah.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Fuji Pratiwi
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (tengah). Mulai Selasa (2/11), kendaraan roda empat dan lebih dilarang melintas di Jalan Sholeh Iskandar yang mengalami penurunan atau amblas.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (tengah). Mulai Selasa (2/11), kendaraan roda empat dan lebih dilarang melintas di Jalan Sholeh Iskandar yang mengalami penurunan atau amblas.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Mulai Selasa (2/11), kendaraan roda empat dan lebih dilarang melintas di Jalan Sholeh Iskandar yang mengalami penurunan atau amblas, tepatnya di depan Mall Mega M. Hal itu merupakan imbas dari semakin menurunnya kondisi jalan yang amblas.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, seusai melakukan peninjauan kondisi jalan yang amblas tersebut. Diketahui, Jalan Sholeh Iskandar merupakan jalan nasional.

Baca Juga

"Mulai besok, Jalan Sholeh Iskandar yang amblas akan ditutup bagi kendaraan roda empat dan lebih, untuk selanjutnya kendaraan akan akan dialihkan melewati underpass," kata Bima Arya di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (1/11).

Penutupan jalan, kata dia, akan dilakukan jajaran Polresta Bogor Kota untuk mengantisipasi terjadi longsoran tanah yang lebih parah. Apalagi saat ini kondisi cuaca  dengan intensitas curah hujan sangat tinggi, sehingga perlu diantisipasi. 

Penutupan jalan Sholis yang amblas, sambung dia, hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat dan lebih. Sementara untuk kendaraan roda dua masih diizinkan melintas, tetapi hanya di bagian sisi atau tepi jalan. 

"Kami menyampaikan kepada warga Bogor maupun pengguna Jalan Sholeh Iskandar untuk mengantisipasi hal tersebut," kata dia

Bima Arya menilai, amblasnya jalan yang cepat mengakibatkan kondisinya membahayakan. Hal ini diperkirakan oleh faktor pembangunan jalan yang terakhir dilakukan pada 2005, ditambah faktor cuaca dan yang lainnya.

Oleh karena itu, pekerjaan penanganan Jalan Sholeh Iskandar yang amblas sudah direncanakan untuk segera dilaksanakan, tetapi harus melalui proses lelang. Pengerjaan ditargetkan mulai awal 2022 dan desain perencanaannya sudah ada, serta dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).

"Semuanya dari Kementerian PUPR," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement